Categories: Nasional

Kemenag Tak Tambah Layanan Fast Track Haji, Tekankan Persiapan Matang Jamaah

METROTODAY, JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan bahwa pemerintah belum berencana menambah layanan fast track bagi jamaah haji Indonesia. Sebaliknya, pihaknya menekankan perlunya persiapan yang matang bagi jamaah haji.

“Kami tidak akan menambah (fast track) karena kami tahu diri belum punya kemampuan untuk mempersiapkan apa yang perlu kami persiapkan,” kata Nasaruddin dalam pertemuan dengan Dirjen Imigrasi Kerajaan Arab Saudi Saleh Saad Almirba di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Selasa (22/4).

Dia mengatakan dirinya berharap suatu saat nanti, seluruh jamaah haji Indonesia bisa memperoleh layanan fast track haji, yang merupakan bagian dari Makkah Route Initiative, sebuah proses pelayanan keimigrasian dari Arab Saudi yang dilakukan di bandara Indonesia guna mempermudah dan mempercepat proses keimigrasian.

Namun demikian, kata dia, target tersebut perlu diupayakan sesuai tahapan kemampuan Indonesia dalam pelaksanaan layanan itu.

Nasaruddin juga mengakui masih ada kendala dalam melaksanakan layanan tersebut, termasuk soal identifikasi calon jamaah haji dan kasus pemalsuan berkas.

Oleh karena itu, alih-alih menambah layanan itu di Medan dan Makassar seperti rencana sebelumnya, Nasaruddin mengatakan kementeriannya akan memperbaiki dan menyempurnakan layanan fast track yang ada di tiga embarkasi saat ini.

Dia juga menyampaikan rencana untuk memperkuat kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dalam pemberkasan calon jamaah haji dan dengan Kementerian Dalam Negeri dalam penggunaan teknologi canggih untuk mendeteksi wajah secara biometrik sehingga memperlancar proses layanan.

“Kami juga akan meng-upgrade, Saudi Arabia akan meng-upgrade, sehingga akan terjadi kemudahan,” katanya.

“Jadi, fast track itu nanti tidak akan lagi ada persoalan soal teknis karena teknologi canggih ini sekarang akan membantu,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Arab Saudi, termasuk Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, atas kemudahan-kemudahan yang telah diberikan kepada calon jamaah haji Indonesia sehingga ibadah haji mereka berjalan lancar.

“Kami berterima kasih kepada Raja Saudi Arabia Raja Salman atas banyak sekali kemudahan yang diberikan kepada Indonesia. Misalnya, penambahan staf pendamping. Kemudian mungkin di negara lain itu maksimum 90 tahun, tapi kita diberikan lebih dari 90 tahun, termasuk layanan fast track ini,” kata dia.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Imigrasi Arab Saudi Saleh Saad Almirba menekankan bahwa layanan fast track haji tersebut sangat penting karena haji merupakan salah satu pilar dalam rukun Islam yang kelima.

Oleh karena itu, Pemerintah Saudi memberikan perhatian khusus dengan melakukan pengaturan secara baik untuk memperlancar ibadah haji.

Dia juga menjelaskan bahwa melalui layanan tersebut, jamaah haji akan dimudahkan dalam proses imigrasi sehingga mereka dapat melaksanakan ibadah dengan baik.

Fast track ini memberikan kemudahan kepada para jemaah haji yang akan tiba di tanah suci dan mereka tentu akan mendapatkan proses yang luar biasa sebelum mereka tiba di Arab Saudi,” katanya.

“Setiba di Arab Saudi, barang-barang mereka juga sudah sampai lebih dulu, dan ini tentu akan memudahkan para jamaah haji sehingga mereka dapat melaksanakan ibadahnya dengan sempurna,” tambahnya.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste Faisal Abdullah H. Amodi mengatakan bahwa pemberian layanan tersebut merupakan kehormatan bagi Pemerintah Arab Saudi. Oleh karena itu, dia mendorong peningkatan kerja sama lebih lanjut.

“Kami berharap kerja sama yang terjalin selama ini terus ditingkatkan antara kedua pihak, terutama berkaitan dengan bagaimana bisa menghilangkan kendala yang dihadapi dalam perlaksanaan fast track ini, karena kerja sama dan koordinasi yang luar biasa nantinya akan memberikan kontribusi penting dalam kesuksesan kegiatan ini,” katanya. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Jalan di Tenggilis Mejoyo hingga Perak akan Ditinggikan, Pemkot Surabaya Target Kurangi Genangan

Pemkot Surabaya berencana melanjutkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami genangan saat…

3 hours ago

Modus Jual Sembako Murah, Puluhan Ibu Rumah Tangga di Surabaya Tertipu Hingga Setengah Miliar Rupiah

Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…

3 hours ago

Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Bareng iSTTS

Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…

5 hours ago

Doa Bersama 1.000 Anak Yatim untuk Sidoarjo yang Lebih Baik di Hari Jadi Ke-167

Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…

5 hours ago

Persiapan Asrama Haji Surabaya Capai 89 Persen Sambut Jemaah Haji, Fokus Perbaiki Ratusan Kamar yang Rusak

Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…

5 hours ago

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Surabaya, Pohon dan Reklame Tumbang

Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…

6 hours ago

This website uses cookies.