Menunggu Kereta Sembari Mencanting, KAI Daop 8 Hadirkan Pengalaman Membatik di Stasiun Gubeng

Salah satu perajin yang mendampingi, Sudarsi, menjelaskan kegiatan ini terbuka bagi siapa saja penumpang maupun pengunjung bebas ikut mencanting dan membawa pulang suvenir batik.

“Bebas untuk membatik dan juga dapat suvenir, karena mengenalkan batik itu,” ujar Sudarsi.

Penumpang yang datang untuk ikut membatik beragam muda maupun tua, perempuan maupun laki-laki. Motif sudah disiapkan sehingga peserta tinggal mempraktikkan teknik dasarnya.

“Sudah ada gambarnya dari pensil. Jadi ke sini tinggal membatik saja. Diberikan variasi apa saja, monggo. Yang penting kita mempelajari untuk awal dari membatik itu bagaimana,” jelasnya.

Sudarsi bertekad terus melestarikan batik agar warisan ini tidak putus. “Karena kita sudah tua, nanti kaum mudalah yang melestarikan batik-batik kita. Jadi biar tidak hilang. Zaman dulu biar tetap maju,” ungkapnya.

Ia berharap batik makin dicintai bukan hanya untuk seragam atau pesta, melainkan juga menjadi gaya busana sehari-hari yang kekinian.

“Batik tidak harus dipakai untuk orang dinas atau kondangan saja, tapi untuk fashion juga,” pungkasnya. (ahm)

Salah satu perajin yang mendampingi, Sudarsi, menjelaskan kegiatan ini terbuka bagi siapa saja penumpang maupun pengunjung bebas ikut mencanting dan membawa pulang suvenir batik.

“Bebas untuk membatik dan juga dapat suvenir, karena mengenalkan batik itu,” ujar Sudarsi.

Penumpang yang datang untuk ikut membatik beragam muda maupun tua, perempuan maupun laki-laki. Motif sudah disiapkan sehingga peserta tinggal mempraktikkan teknik dasarnya.

“Sudah ada gambarnya dari pensil. Jadi ke sini tinggal membatik saja. Diberikan variasi apa saja, monggo. Yang penting kita mempelajari untuk awal dari membatik itu bagaimana,” jelasnya.

Sudarsi bertekad terus melestarikan batik agar warisan ini tidak putus. “Karena kita sudah tua, nanti kaum mudalah yang melestarikan batik-batik kita. Jadi biar tidak hilang. Zaman dulu biar tetap maju,” ungkapnya.

Ia berharap batik makin dicintai bukan hanya untuk seragam atau pesta, melainkan juga menjadi gaya busana sehari-hari yang kekinian.

“Batik tidak harus dipakai untuk orang dinas atau kondangan saja, tapi untuk fashion juga,” pungkasnya. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait