Categories: Lifestyle

Kasus Diabetes dan Hipertensi Melonjak, Pemkot Surabaya Terbitkan SE Larang Penyediaan Makanan Tinggi Gula Garam dan Lemak

METROTODAY, SURABAYA – Pemkot Surabaya menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.10/5702/436.7.2/2026 tentang Pemberitahuan Pembatasan Gula, Garam, dan Lemak (GGL). Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah dan mengendalikan Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya diabetes melitus dan hipertensi pada anak, remaja, hingga orang dewasa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menyampaikan bahwa surat edaran yang ditandatanganinya pada 2 Maret 2026 tersebut mengatur sejumlah ketentuan bagi masyarakat, perangkat daerah (PD), instansi, dan satuan pendidikan.

“Bagi peserta didik agar menerapkan pembatasan konsumsi gula maksimal 4 sendok makan per orang per hari, garam maksimal 1 sendok teh per orang per hari, dan lemak/minyak maksimal 5 sendok makan per orang per hari,” ujar Lilik.

Dalam SE tersebut, Pemkot juga membatasi penyediaan dan penjualan makanan serta minuman tinggi GGL di lingkungan perkantoran, sekolah, fasilitas pelayanan publik, dan area yang menjadi kewenangan masing-masing.

“Kami mendorong penyediaan makanan dan minuman sehat pada setiap kegiatan dan acara resmi, dengan mengutamakan menu rendah gula, rendah garam, dan rendah lemak,” jelasnya.

Pemkot juga meminta Dinas Pendidikan (Dispendik), Kantor Kementerian Agama, dan satuan pendidikan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengatur dan mengawasi kantin sekolah sehat.

“Tidak menyediakan atau membatasi makanan dan minuman tinggi GGL, mengurangi minuman berpemanis dalam kemasan, serta mengimbau peserta didik agar mengurangi konsumsi minuman kekinian seperti es teh manis, es kopi manis, dan minuman manis lainnya yang disediakan di kedai maupun retail,” paparnya.

Selain itu, siswa diimbau mengurangi makanan instan dan gorengan berlebihan, serta lebih memilih makanan segar bergizi seimbang. Sekolah juga didorong membiasakan peserta didik mengonsumsi air putih, buah, dan sayur.

Untuk memperluas implementasinya, Pemkot menugaskan Dinkes, Dispendik, serta Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, instansi, UMKM, dan peserta didik.

Selain itu, Pemkot juga mendukung pencantuman informasi label gizi dan pesan kesehatan terkait GGL di lingkungan kerja, sekolah, dan fasilitas umum.

“Kepala sekolah juga melakukan sosialisasi kepada orang tua atau wali murid terkait pentingnya pembatasan makanan tinggi GGL serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kami juga mengimbau masyarakat untuk membatasi konsumsi makanan siap saji yang mengandung GGL berlebihan,” katanya.

Lilik menjelaskan, kebijakan tersebut dilatarbelakangi meningkatnya kasus PTM di Surabaya. Data Dinkes Surabaya tahun 2025 menunjukkan hipertensi menempati urutan pertama dengan 248.193 kasus, sedangkan diabetes melitus berada di urutan kedua dengan 112.893 kasus.

“Salah satu faktor risiko utama yang berperan dalam terjadinya hipertensi dan diabetes melitus adalah obesitas yang ditandai dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) 27. Obesitas pada penduduk usia 15 tahun tercatat sebesar 13,48 persen,” ungkapnya.

Menurutnya, obesitas salah satunya dipengaruhi oleh tingginya konsumsi makanan dan minuman dengan kandungan GGL berlebihan, terutama pada makanan siap saji dan jajanan anak sekolah.

“Pola konsumsi GGL yang terbentuk sejak usia dini berpotensi berlanjut hingga usia dewasa dan meningkatkan risiko terjadinya obesitas, diabetes melitus, serta hipertensi pada usia produktif,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Bakti Sosial Hari Kartini, Wabup Mimik Idayana Tinjau Infrastruktur dan Kondisi Warga di Wilayah Terpencil Sidoarjo

Hari Kartini diperingati dengan cara berbeda oleh Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana. Ia meninjau…

4 hours ago

Bupati Subandi Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Waru, Salurkan Kursi Roda di Gedangan

Bupati Sidoarjo H. Subandi kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak). Selain meninjau Rumah Tidak Layak Huni,…

11 hours ago

Dewan Pers Dorong Penguatan Perlindungan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta

Dewan Pers menyerahkan sejumlah masukan strategis kepada pemerintah terkait perlindungan karya jurnalistik dalam Rancangan Undang-Undang…

15 hours ago

Anies Baswedan Berbagi Tips Memakmurkan Masjid: Harus Terlibat Selesaikan Persoalan Lingkungan dan Ketimpangan Sosial

Anies Rasyid Baswedan berbagi tips untuk bisa memakmurkan masjid. Salah satunya mengajak umat Islam untuk…

18 hours ago

Taklukkan Malut United 2-1 di Ternate, Tavares Puji Kekompakan Permainan Persebaya

Tampil dengan strategi yang efektif, Persebaya berhasil membawa pulang tiga poin penuh lewat kemenangan 2-0…

1 day ago

Bupati Subandi Gaspol Tangani Sampah, Ajak Semua Pihak Bersatu Lawan Persoalan Lingkungan

Persoalan sampah di Kabupaten Sidoarjo kian mendapat perhatian serius. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menegaskan komitmennya…

1 day ago

This website uses cookies.