Categories: Sidoarjo

Anies Baswedan Berbagi Tips Memakmurkan Masjid: Harus Terlibat Selesaikan Persoalan Lingkungan dan Ketimpangan Sosial

METROTODAY, SIDOARJO – Anies Rasyid Baswedan berbagi tips untuk bisa memakmurkan masjid.

Salah satunya mengajak umat Islam untuk menjadi teladan dalam menyelesaikan dua persoalan penting saat ini. Yakni, kerusakan lingkungan hidup dan makin melebarnya ketimpangan kaya dan miskin.

Hal tersebut disampaikan Anies seusai salat Jumat di Masjid Annur, kompleks Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Sedianya, mantan gubernur DKI Jakarta dan calon presiden dalam pilpres 2024 itu akan memberikan kuliah umum di auditorium kampus Umsida.

Namun, Anies diberikan kesempatan memberikan tausiyah pasca mengikuti salat Jumat berjamaah yang digelar di masjid tersebut.

“Dua persoalan besar yang harus diselesaikan, dimana umat Islam harus terlibat penuh, yakni kerusakan lingkungan dan ketimpangan,” ungkapnya.

Umat Islam, lanjut Anies, harus menjadi bagian dari problem solving persoalan itu. Adapun masjid harus menjadi episentrum dari aksi-aksi menyelesaikan persoalan itu.

Anies Baswedan saat memberikan tausiyah di Masjid An Nur kompleks kampus Umsida, Jumat (24/4). (Foto: Istimewa)

Peran masjid, terang Anies, sangat penting karena berada di tengah tengah kehidupan masyarakat. Karenanya, masjid harus selalu ramai.

Masjid harus memikirkan bagaimana banyak orang yang datang. Masjid harus menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengajaran bagi anak anak.

“Gagas banyak kegiatan misalnya yang membuat anak-anak senang. Harapannya, anak-anak itu senang datang ke masjid dan menjadi berat hati meninggalkan masjid. Harapannya ketika besar, dia akan menjadi cinta masjid,” terangnya.

Anies mengungkapkan, masjid harus menjadi teladan untuk menyelesaikan persoalan lingkungan.

“Buat kegiatan sederhana, bagaimana masjid menjadi percontohan penghematan air bersih. Masjid bisa membangun sistem daur ulang air. Sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia,” katanya.

Apalagi setelah ini, lanjut dia, Indonesia akan memasuki musim kemarau. Musim panas itu, kata dia, diprediksikan akan menjadi kemarau terpanas dan terlama selama 30 tahun terakhir.

Dampaknya akan terjadi kesulitan air dimana-mana. “Masjid sudah siap kalau sudah mengembangkan sistem yang mapan,” jelasnya.

Hal lain yang harus dipikirkan adalah menyelesaikan ketimpangan. Anies mengatakan bahwa ketimpangan itu semakin lama, semakin terasa.

“Nah, di sinilah masjid harus menjadi sentral pengembangan perekonomian. Sehingga perannya membantu banyak orang akan terasa,” jelasnya. (red/mt)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Sidoarjo Jadi Kabupaten STBM 5 Pilar, Bukti Budaya Hidup Bersih di Masyarakat

Upaya panjang Pemkab Sidoarjo membangun budaya hidup bersih dan sehat akhirnya membuahkan hasil. Resmi menyandang…

12 hours ago

Harkopnas ke-79, Momentum Serukan Kebangkitan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) sukses menyelenggarakan acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat…

14 hours ago

Isu HIV di Kalangan Pelajar Merupakan Akumulasi Kasus, Dinkes Sidoarjo: Edukasi dan Pendampingan Harus Jadi Prioritas

Isu yang menyebut ratusan pelajar di Kabupaten Sidoarjo terjangkit HIV sempat memicu keresahan masyarakat. Bahkan…

22 hours ago

70 Persen Wabah Baru dari Hewan, Surabaya Perkuat Pencegahan Zoonosis Termasuk Leptospirosis dan Rabies

Sekitar 70 persen penyakit menular baru yang berpotensi wabah berasal dari hewan. Menjawab ancaman itu,…

1 day ago

Mentan Amran Janji Bayar Rp 100 Miliar Jika Benih Jagung ITS Hasilkan 10 Ton per Hektare

Kementerian Pertanian RI memberikan dukungan nyata hilirisasi riset perguruan tinggi dengan membeli sejumlah alat pertanian…

1 day ago

Muatan Berat dan Jalan Miring, Tossa Tercebur ke Sungai di Kenjeran Surabaya, Pengemudi Selamat

Sebuah kendaraan roda tiga atau tossa bernomor polisi L 3539 EX yang mengangkut material bangunan…

2 days ago

This website uses cookies.