Categories: Lifestyle

Simak 6 Community Space di Sidoarjo Berikut: Ruang Komunitas dan Kreasi Anak Muda

METROTODAY, SIDOARJO – Seiring dengan pesatnya pertumbuhan kota, ketersediaan ruang publik yang dapat diakses dan bermanfaat bagi semua kalangan menjadi hal yang krusial.

Maka dari itu, community space atau ruang komunitas harus hadir sebagai jawaban atas kebutuhan ini. Tempat-tempat ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi sosial, mendorong kreativitas dan mendukung kolaborasi antarwarga.

Sederhananya, community space adalah ruang yang dapat diakses oleh publik dan digunakan untuk berbagai kegiatan komunitas. Bentuknya bisa beragam, mulai dari taman kota, perpustakaan umum, coworking space, balai warga, galeri seni, hingga kafe yang menyediakan ruang diskusi.

Yang membedakan community space dari ruang publik biasa adalah fungsinya yang lebih aktif dan partisipatif.

Bukan hanya tempat berkumpul, community space menjadi wadah bagi masyarakat untuk berbagai hal seperti berbagi ide, membangun jaringan sosial, mengembangkan potensi kreatif, hingga tempat untuk mengadakan kegiatan.

Hadirnya community space tentu penting, karena menyangkut kebutuhan warga untuk bersosial dan mengaktualisasikan diri.

Dengan adanya community space , tempat ini bisa mempertemukan orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Di sini, ide-ide baru bisa muncul, komunitas terbentuk, bahkan kerja sama atau kolaborasi lintas sektor bisa terjadi.

Hadirnya community space juga turut meningkatkan kesehatan mental dan emosional warga. Hal ini karena community space memberi kesempatan warga untuk bersantai, mengobrol, atau sekadar melepas stres.

Banyak komunitas dan UMKM yang membutuhkan tempat untuk mengadakan bazar, pameran produk, atau pelatihan. Community space memberi panggung bagi pelaku usaha kreatif untuk berkembang.

Dengan adanya community space, cerita, budaya, dan nilai-nilai lokal di Sidoarjo bisa hidup dan dibagikan secara kolektif. Hal ini penting untuk membangun rasa memiliki terhadap kota dan sesama warganya.

Berikut adalah tempat community space di Sidoarjo yang bisa digunakan untuk menuangkan wadah kreatif dan bertemu dengan komunitas:

Rumah Budaya Malik Ibrahim Sidoarjo sebagai tempat community. (Foto: Istimewa/dok. Rumah Budaya Sidoarjo)

1. Rumah Budaya Malik Ibrahim

Salah satu art community yang ada di Sidoarjo. Disini ada berbagai kegiatan yang bisa diikuti, mulai dari diskusi sejarah, budaya, dan seni. Pemutaran film, pameran seni, dan lainnya. Selain itu, terkadang ada acara walking tour untuk menikmati tempat-tempat bersejarah di sekitar Sidoarjo.

2. GOR Sidoarjo

Sebagai ikon kota Sidoarjo, GOR Sidoarjo memiliki beberapa tempat sebagai community space, missal Gedung Tennis Indoor yang biasa digunakan untuk acara. Kemudian lapangan di area GOR yang biasa digunakan warga untuk berolahraga atau tempat berkumpul komunitas. Selain itu tak jarang kegiatan seperti konser juga diadakan disini.

3. Mall Pelayanan Publik Sidoarjo

Masih community space milik pemerintah, Mall Pelayanan Publik atau yang biasa disebut sebagai MPP juga menjadi community space di Sidoarjo. Banyak kegiatan pemerintahan yang diadakan disini. Setiap pagi dan sore juga banyak yang olahraga, tak jarang juga ada komunitas yang berkumpul disini. Bahkan, ada yang berpiknik di area sekitar sini untuk menikmati sepoi angin ketika sore.

4. Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda) Art Center

Dulunya bangunan bekas Gedung sekolah, kini Dekesda menjadi tempat community space untuk warga Sidoarjo. Ada berbagai kegiatan seperti pertunjukan seni, theater, dan diskusi untuk anak muda di Sidoarjo. Biasanya, kegiatan perlombaan anak sekolah juga diadakan disini.

5. Taman Abhirama

Abhirama Park adalah salah satu taman kota yang menyediakan ruang publik hijau di tengah Sidoarjo. Selain untuk bersantai, warga sering memanfaatkan taman ini untuk jogging, berkumpul sore, hingga acara keluarga.

6. Alun-Alun Sidoarjo

Sebagai ikon kota Sidoarjo, Alun-Alun Sidoarjo juga menjadi community space untuk warganya. Ada banyak komunitas yang berkegiatan atau berkumpul disini. Ada banyak kegiatan yang diadakan di alun-alun. Selain itu setiap hari Minggu, ada car free day dimana ada banyak komunitas, kegiatan, hingga umkm yang berada disini.

Community space ini terjadi bukan hanya untuk tren dan gaya, namun untuk mencukupi kebutuhan warga sebagai tempat untuk bersosialisasi, mengembangkan kreativitas, hingga terbentuknya ide atau bisnis baru. (alk)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Warga Muhammadiyah di Surabaya Gelar Tarawih Perdana, Tetap Jaga Kerukunan

Warga Muhammadiyah di Surabaya menjalankan salat tarawih, Selasa (17/2) malam, sebagai penanda awal ramadan 1447…

3 hours ago

Hilal di Surabaya dan 21 Titik di Jatim Tidak Terlihat, Pemerintah Pastikan Puasa Kamis

Rukyatul hilal untuk menetapkan 1 ramadan 1447 H/2026 M yang dilakukan di Masjid Al Mabrur,…

5 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan 1 Ramadan 2026 pada Kamis, Muhammadiyah Tarawih Malam Ini

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh…

5 hours ago

Rukyatul Hilal Ramadan 1447 H Dipantau di 21 Kabupaten/Kota di Jatim Hari Ini, Kemenag: Awal Puasa Mungkin 19 Februari

Pemerintah akan melaksanakan rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Ramadan 1447 Hijrah Selasa (17/2). Hasil…

14 hours ago

Ramadan dan Jejak Aktivis: Merawat Nilai di Tengah Perubahan Peran

BAIT itu seperti mesin waktu. Begitu terdengar, kenangan langsung bergerak mundur ke masa silam. Bukan…

15 hours ago

Ramalan Tahun Kuda Api 2026: Ekonomi Ketat tapi Banyak Peluang, Kendalikan Emosi dan Ambisi

Imlek tahun 2577 Kongzili atau 2026 memasuki tahun kuda api, dipercaya sebagai simbol kebebasan semangat…

15 hours ago

This website uses cookies.