Categories: Lifestyle

Satu Hari Keliling Sidoarjo Ngapain? Coba Itenarary Ini!

METROTODAY, SIDOARJO – Kalau ada kerabat dari luar daerah yang ingin berkeliling Sidoarjo, apakah memungkinkan jika waktunya hanya satu hari? Tentu bisa, meski destinasi wisatanya menjadi terbatas.

Meski dianggap sebagai ‘kota penyangga’ Surabaya, Sidoarjo punya berbagai tempat yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari wisata alam, kuliner, hingga budaya yang bisa kita eksplorasi lebih dalam.

Jadi, jika hanya punya waktu satu hari, coba itenarary di Sidoarjo berikut:

1. Sarapan Lontong Kupang

Kurang afdol rasanya jika menjelajah Sioarjo tidak memulai dengan asupan yang khas dari Sidoarjo. Lontong kupang adalah makanan khas Sidoarjo yang terbuat dari kerang kupang, dan dilengkapi dengan lontong, lentho, dan kuah petis.

Lontong Kupang makanan khas Sidoarjo. (Foto: Instagram)

Hidangan ini biasanya disajikan bersama dengan sate kerang dan es kelapa degan. Rasanya gurih, sedikit pedas, dan manis. Di Sidoarjo sendiri ada banyak kedai makan lontong kupang yang tersebar.

Ada beberapa kedai lontong yang terkenal seperti, Kupang Lontong Pak Misari, Kupang Lontong Cak Slamet, atau Kupang Lontong Sate Kerang Cak To.

2. Berkunjung ke Candi Pari

Setelah perut kenyang, kita bergeser ke Candi Pari. Bangunan bersejarah ini adalah tempat yang cocok untuk mengenal lebih dalam kekayaan budaya di Sidoarjo. Candi ini merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit yang ada di Jawa Timur.

Candi Pari adalah bangunan cagar budaya yang ada di Sidoarjo. (Foto: Kemdikbud)

3. Mampir ke Lumpur Lapindo

Lokasinya masih berdekatan dengan Candi Pari, kita akan beralih ke Lumpur Lapindo. Walau berasal dari bencana, kawasan ini sekarang menjadi bagian dari sejarah lokal.

Terdapat monumen dan pemandu lokal yang bisa menjelaskan tragedi dan proses terjadinya semburan lumpur panas ini. Banyak wisatawan lokal mampir untuk melihat fenomena unik ini secara langsung.

Patung di kawasan lumpur Lapindo yang menjadi daya tarik wisatawan. (Foto: liputan 6)

Berkunjung kesini tidak hanya melihat pemandangan sekitar, namun juga untuk refleksi mengenang para korban bencana.

4. Berkunjung ke Museum Mpu Tantular

Jika berkunjung ke Sidorjo, coba mampir ke Museum Mpu Tantular. Museum ini menyimpan banyak peninggalan sejarah yang ada di Jawa Timur, mulai dari arca, alat musik kuno, hingga replika rumah tradisional. Cocok untuk belajar mengenai budaya dan sejarah, lokasinya juga strategis di tengah kota.

Museum Mpu Tantular jadi tempat belajar sejarah dan budaya Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

5. Makan Ikan Bakar di Lesehan

Setelah mengunjungi berbagai destinasi wisata, tentunya perut wajib terisi kembali. Sebagai kota Delta, Sidoarjo punya olahan makanan laut dan hasil budidaya tambak yang beragam.

Ada banyak tempat makan ikan bakar lesehan yang ada di Sidoarjo, seperti Kampung Kecil, Warung CSDW, Bale Apung Sidoarjo.

Ikan bakar di angkringan jadi menu klangenan tersendiri. (Foto: Shutter stock)

6. Belanja Oleh-Oleh

Destinasi selanjutnya adalah berbelanja oleh-oleh khas Sidoarjo. Ada banyak produk khas Sidoarjo yang nikmat dan wajib dibeli. Mulai krupuk udang, petis udang, ikan asap, hingga yang manis seperti kue lumpur..

Ada banyak pilihan toko oleh-oleh di Sidoarjo yang bisa dipilih, seperti Toko Mitra, Toko Tanjung, dan Kepala Singa.

Ikan bandeng asap salah satu oleh oleh khas Sidoarjo. (Foto: medium.com)

7. Ngopi Sore

Sore adalah waktu yang tepat untuk ngopi dan rehat sejenak. Di Sidoarjo ada banyak tempat kopi yang cocok untuk nyore. Di sekitar Alun-Alun Sidoarjo ada banyak kedai kopi seperti Pagi-Pagi, Areaal Analogue, De Jong, The Rooster, Toko Kopi Harlem dan lainnya. Cocok buat nongkrong sore sambil baca buku atau sekadar people-watching.

8. Kuliner Malam di Alun-Alun Sidoarjo

Tutup hari dengan wisata kuliner malam. Di sekitar alun-alun, ada berbagai jajanan kaki lima, mulai dari sate kelapa, soto ayam, tahu tek, hingga es degan. Ada juga angkringan yang menyediakan menu bakaran dan nasi kucing.

Menjelajah Sidoarjo dalam sehari tentu tidak akan bisa karena ada berbagai tempat yang harus dikunjungi.

Namun, dengan itenarary ini yang dikombinasikan dari budaya, kuliner, dan pemandangan unik, satu hari di Sidoarjo bisa jadi pengalaman yang berkesan. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Warga Muhammadiyah di Surabaya Gelar Tarawih Perdana, Tetap Jaga Kerukunan

Warga Muhammadiyah di Surabaya menjalankan salat tarawih, Selasa (17/2) malam, sebagai penanda awal ramadan 1447…

5 hours ago

Hilal di Surabaya dan 21 Titik di Jatim Tidak Terlihat, Pemerintah Pastikan Puasa Kamis

Rukyatul hilal untuk menetapkan 1 ramadan 1447 H/2026 M yang dilakukan di Masjid Al Mabrur,…

7 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan 1 Ramadan 2026 pada Kamis, Muhammadiyah Tarawih Malam Ini

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh…

7 hours ago

Rukyatul Hilal Ramadan 1447 H Dipantau di 21 Kabupaten/Kota di Jatim Hari Ini, Kemenag: Awal Puasa Mungkin 19 Februari

Pemerintah akan melaksanakan rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Ramadan 1447 Hijrah Selasa (17/2). Hasil…

16 hours ago

Ramadan dan Jejak Aktivis: Merawat Nilai di Tengah Perubahan Peran

BAIT itu seperti mesin waktu. Begitu terdengar, kenangan langsung bergerak mundur ke masa silam. Bukan…

17 hours ago

Ramalan Tahun Kuda Api 2026: Ekonomi Ketat tapi Banyak Peluang, Kendalikan Emosi dan Ambisi

Imlek tahun 2577 Kongzili atau 2026 memasuki tahun kuda api, dipercaya sebagai simbol kebebasan semangat…

18 hours ago

This website uses cookies.