“Kita akan terus memperkuat pemeriksaan kesehatan sejak di daerah asal. Selain itu, edukasi mengenai pola hidup sehat dan persiapan fisik juga perlu ditingkatkan agar jemaah lebih mandiri dalam menjaga kondisi kesehatannya sendiri,” ungkap Rosidi.
Ia menambahkan bahwa meskipun angka kematian masih ada, penurunan yang terjadi merupakan hasil yang positif mengingat jumlah jemaah yang diberangkatkan tahun ini justru lebih banyak, yaitu sebanyak 116 kloter dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 88 kloter.
“Secara ideal tentu kita berharap angka kematian dapat ditekan serendah mungkin, bahkan mendekati nol. Namun dengan penurunan yang sudah tercapai ini, kita terus menjadikan setiap pengalaman sebagai pembelajaran agar pelayanan kesehatan ke depannya semakin maksimal,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Pelindo memastikan sejumlah pelabuhan di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah kembali beroperasi normal pascagempa bumi…
Malam Apresiasi Paskibraka Kota Surabaya Tahun 2026 digelar di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya,…
Mobil Suzuki Ertiga dengan nomor polisi W 1864 RK mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya…
Pemerintah Kota Surabaya menggelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Balai Kota…
Peringatan HUT Kemerdekaan RI sangat monumental bagi seluruh rakyat Indonesia. Minggu malam (16/8/2026), digelar malam…
Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn memimpin upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan…
This website uses cookies.