Categories: Kabar Haji

Kelelahan Ekstrem Akibat Kurang Istirahat Jadi Pemicu Kesehatan Jemaah Haji di Embarkasi Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – PPIH Embarkasi Surabaya akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait kondisi kesehatan jemaah tahun ini.

Meski secara umum kondisi fisik lebih baik dibanding tahun lalu, kelelahan ekstrem masih menjadi masalah utama, yang diduga kuat disebabkan kurangnya istirahat di rumah sebelum keberangkatan.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam menjelaskan, banyak jemaah justru sibuk melayani tamu hingga tidak sempat beristirahat selama dua hari menjelang keberangkatan.

Hal ini menjadi catatan penting untuk perbaikan manajemen di tahun 2027 mendatang.

“Kami evaluasi agar tahun depan jemaah benar-benar istirahat cukup di rumah. Banyak yang mengaku dua hari tak istirahat karena sibuk melayani kunjungan tamu. Di sisi lain, kami juga sudah percepat layanan penerimaan di embarkasi hanya 50 hingga 80 menit agar jemaah bisa lebih banyak beristirahat,” ujarnya, Selasa (19/5).

Anam menambahkan, kelelahan ini tidak hanya menyebabkan penundaan di perjalanan seperti kasus jemaah asal Jember yang diturunkan di Medan, tetapi juga menjadi pemicu utama meninggalnya sejumlah jemaah di Tanah Suci.

Gejalanya sering muncul secara tiba-tiba usai istirahat dan sarapan, berupa sesak napas hingga serangan jantung.

“Itu indikator kelelahan berat. Ada juga jemaah usia di bawah 60 tahun yang wafat di Madinah, namun mayoritas berusia di atas 70 tahun. Kombinasi usia lanjut dan kelelahan itulah yang memicu gangguan jantung,” jelasnya.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 12 jemaah asal Embarkasi Surabaya wafat di tanah suci, serta 2 orang meninggal saat masih dirawat di rumah sakit daerah sebelum diberangkatkan.

Selain itu, masih ada 6 jemaah yang keberangkatannya tertunda dan kini masih dirawat di Rumah Sakit Haji Surabaya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Tanpa Melihat Tetap Presisi, Mahasiswa di Surabaya Ciptakan Timbangan untuk Barista Tunanetra

Tim Rasena dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair) merancang AURIS (Auditory…

2 hours ago

Teken Kontrak Kinerja dan Surat Siap Mundur, Pejabat Surabaya Komitmen Capai Target

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terus diperketat untuk mengawal kinerja perangkat daerah sekaligus mencegah risiko…

3 hours ago

BRI Region 12 Surabaya Salurkan Paket Sembako ke Panti Asuhan dan Gereja, Kepedulian Sambut HUT RI

BRI menyalurkan bantuan paket sembako kepada sembilan panti asuhan, lembaga kesejahteraan sosial anak, dan gereja…

5 hours ago

Perda 4/2026 Berlaku, Penghuni Kos di Surabaya Kini Bisa Pakai Alamat Tempat Tinggal di KK dan KTP

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menyiapkan sistem informasi khusus untuk mendata dan…

9 hours ago

Bertemu Bupati Subandi, HMI Sidoarjo Dukung Pemberantasan Miras dan Penanggulangan HIV/AIDS

Perwakilan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menemui Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn…

19 hours ago

Pimpin DPAC PKB Sedati, Rafi Wibisono Bawa Misi “Naik Kelas”

Regenerasi kepemimpinan mulai menjadi warna baru di tubuh PKB Sidoarjo. M. Rafi Wibisono dipercaya menjadi…

1 day ago

This website uses cookies.