Categories: Internasional

Gambar Mengharukan Anak Gaza Tanpa Lengan Terpilih Sebagai Foto Terbaik Dunia 2025

METROTODAY, LONDON – Sebuah gambar yang menggambarkan seorang anak laki-laki Gaza yang sedang pulih dari cedera akibat perang telah terpilih sebagai Foto Terbaik Dunia pada World Press Photo 2025.

Foto tersebut menunjukkan wajah menyentuh dari Mahmoud Ajjour, seorang anak berusia sembilan tahun yang kehilangan kedua lengannya akibat serangan udara Israel di Kota Gaza pada Maret 2024.

Foto ini diambil oleh fotografer Palestina, Samar Abu Elouf, yang bekerja untuk New York Times. Abu Elouf, yang dievakuasi dari Gaza pada akhir 2023, tinggal di kompleks apartemen yang sama dengan Mahmoud di Doha, Qatar.

Selama ini, dia telah mendokumentasikan kehidupan beberapa warga Gaza yang terluka dan berhasil keluar untuk menjalani perawatan. Samar menyebut foto ini sebagai foto yang “tenang, namun berbicara sangat lantang.”

Dirinya berharap gambar ini dapat menceritakan kisah seorang anak, tetapi juga menggambarkan sebuah perang yang dampaknya akan dirasakan oleh banyak generasi mendatang.

Joumana El Zein Khoury, Direktur Eksekutif World Press Photo, menyampaikan bahwa foto ini sangat kuat dalam menyampaikan cerita dan memberikan dampak yang mendalam. “Ini adalah kisah tentang satu anak, tetapi juga menggambarkan sebuah perang yang akan mempengaruhi banyak generasi,” ujar Khoury.

In Night Crossing.

Selain foto pemenang utama, dua finalis juga terpilih sebagai runner-up. Salah satunya adalah foto Night Crossing karya John Moore untuk Getty Images, yang menggambarkan kompleksitas kehidupan di perbatasan, serta foto Droughts in the Amazon karya Musuk Nolte untuk Panos Pictures yang menggambarkan kekeringan di Amazon.

Dalam foto Droughts in the Amazon, seorang pemuda terlihat berjalan sejauh dua kilometer di sepanjang sungai yang kering, membawa makanan untuk ibunya yang tinggal di desa Manacapuru, Amazon.

Desa yang dulunya dapat dijangkau dengan perahu kini terputus oleh kekeringan. Pemandangan ini menunjukkan dengan jelas krisis air yang semakin dalam di wilayah tersebut, memperlihatkan luasnya dampak kekeringan yang melanda hutan hujan terbesar di dunia.

Kedua foto ini menyuguhkan pandangan yang kuat dan intim tentang realitas kehidupan di daerah yang terdampak, yang sering kali hilang dari perdebatan polar di Amerika Serikat mengenai masalah migrasi dan perubahan iklim.

Tahun ini, para pemenang diambil dari 59.320 foto yang dikirimkan oleh 3.778 fotografer dari 141 negara. Pemenang dibagi dalam tiga kategori: foto tunggal (solo), cerita (serangkaian 4-10 foto), dan proyek jangka panjang (24-30 foto tentang satu tema).

Keberhasilan ini merupakan sebuah penghargaan terhadap kekuatan foto jurnalistik yang mampu mengungkapkan kebenaran di balik tragedi, sekaligus menunjukkan peran penting fotografi dalam mendokumentasikan sejarah dan dampak sosial dari peristiwa besar yang terjadi di seluruh dunia.(*)

Dwi Shintia Irianti

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

8 hours ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

8 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

9 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

10 hours ago

Gol Yuran Bawa Persebaya Kalahkan Arema 1-0, Melaju ke Final Piala Presiden 2026 Hadapi Persib

Persebaya Surabaya memastikan tiket ke partai puncak Piala Presiden 2026. Bajol Ijo sukses menaklukkan Arema…

11 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

17 hours ago

This website uses cookies.