Categories: Fair Play

Tua-Tua Bukan Sembarang Aki-Aki, Modric Cs Gandeng Ghana agar Tak Lolos Sendirian

METROTODAY, PHILADELPHIA – Drama tingkat tinggi tersaja dalam laga pamungkas Grup L Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Kroasia dan Ghana di Stadion Philadelphia pada Minggu (28/6) WIB.

Melalui pertarungan sengit yang menguras tenaga dan emosi, skuad Vatreni (julukan Kroasia) akhirnya sukses menjinakkan perlawanan ketat The Black Stars (julukan Ghana) dengan skor tipis 2-1.

Hasil akhir ini tidak hanya memastikan langkah Kroasia ke babak 32 besar, tetapi juga menyisakan kursi bagi Ghana yang tetap melaju berkat jalur peringkat ketiga terbaik.

Alur pertandingan di paruh pertama sebenarnya berjalan cukup menjemukan. Menurut laporan FIFA, di mana lima belas menit awal bola bergulir tanpa ada satu pun peluang berbahaya maupun sentuhan bola di kotak penalti dari kedua kesebelasan.

Namun, keheningan stadion pecah pada menit ke-31 tatkala talenta muda Kroasia, Peter Sucic, melepaskan sepakan geledek mendatar dari jarak sekitar 35 yard yang menghujam deras jala gawang Ghana tanpa bisa dihalau.

Memasuki paruh kedua, Ghana merespons ketertinggalan yang meningkatkan intensitas serangan secara radikal demi membongkar gawang Livakovic. Upaya pantang menyerah membuahkan hasil manis di menit ke-73 ketika Derrick Luckassen dengan pandai melihat celah di tiang jauh.

Sebuah gol krusial yang sempat menahan napas seisi stadion lantaran harus melewati peninjauan VAR yang melelahkan selama hampir enam menit sebelum akhirnya disahkan.

Ketika pertandingan tampak akan berujung imbang, magis sang dirigen tua, Luka Modric, kembali menjadi pembeda di menit ke-83. Eksekusi sepak pojoknya yang melengkung presisi sukses disambut tandukan maut Nikola Vlasic untuk membawa kemenangan.

Menariknya, asis krusial ini menobatkan Modric, yang kini berusia 40 tahun 291 hari, sebagai pemain tertua dalam sejarah yang berhasil mencatatkan asis di Piala Dunia.

Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic memuji habis-habisan kombinasi pemain muda dan senior di skuadnya, terutama gol roket Sucic dan ketenangan Modric.

“Gol Petar Sucic samgat sensasional, dia membuktikan bahwa masa depan sepak bola Kroasia berada di tangan yang tepat. Tapi apa laga yang bisa saya katakana soal Luka Modric? Di usia 40 tahun, dia masih berlari dan mengirimkan asis pembantu kemenangan dengan presisi seperti itu, dia bukan cuma kapten, Modric adalah keajaiban sepak bola,” ujar Dalic saat diwawancara.

Di sisi Ghana, Otto Addo mengakui kekalahan ini menyakitkan, karena menurut Addo, timnya sudah menunjukkan mental pantang menyerah di babak kedua. Meski begitu, ia tetap bangga karena anak asuhnya sukses mengamankan tiket lewat jalur peringkat ketiga terbaik.

Kemenangan dramatis ini memantapkan posisi Kroasia di peringkat kedua dengan koleksi 6 poin untuk menantang Portugal di fase gugur, sementara Ghana berada di posisi ketiga dengan 4 poin dan akan bersua Kolombia. Petar Sucic juga mengukir sejarah sendiri karena menjadikannya pencetak gol termuda bagi Kroasia di ajang Piala Dunia setelah rekor lama milik Josko Gvardiol. (eza/mt)

Jay Wijayanto

Recent Posts

32 Tim Bertahan, 16 Tersingkir! Babak Gugur Piala Dunia 2026 Resmi Dimulai, Ini Jadwal Lengkapnya!

Fase grup Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Enam pertandingan terakhir yang mempertemukan tim-tim di Grup…

5 hours ago

Messi Disimpan, Argentina Tetap Menyala Meski Sang Raja Baru Turun Belakangan

Argentina menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Yordania, Minggu (28/6),…

12 hours ago

Dikira Main Mata, Austria dan Aljazair Justru Saling Hajar dengan Ledakan Enam Gol

Laga Austria kontra Aljazair pada pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 semula diprediksi menjadi salah…

12 hours ago

Portugal dan Ronaldo Nomor Dua, Jalur Terjal Sudah Menunggu di Depan Mata

Portugal gagal mengkudeta puncak klasemen Grup K setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia…

13 hours ago

Satu Gol Buat Uzbekistan Gugur, Tiga Gol DR Kongo Buat Suporter Terhibur

Sebuah tinta emas baru saja diukir oleh Timnas Repbulik Demokratik Kongo di panggung Piala Dunia…

14 hours ago

Kutukan Dukun Ghana Resmi Kedaluwarsa, Harry Kane Kembali Nyekor

Panggung megah New York New Jersey Stadium menjadi saksi bisu keperkasaan Timnas Inggris yang sukses…

14 hours ago

This website uses cookies.