Categories: Fair Play

Tersambar Gol Kilat bak Kiamat, Harapan Turki di Amerika Serikat Tamat

METROTODAY, SANTA CLARA – Paraguay menjaga napas mereka di Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Turki dengan skor tipis 1-0 dalam laga Grup D yang berlangsung di Kawasan San Fransisco Bay Area, Jumat (19/6) waktu setempat atau Sabtu pagi WIB.

Kemenangan itu terasa istimewa karena La Albirroja (julukan Paraguay) harus bermain dengan 10 orang sejak penghujung babak pertama, namun tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.

Pertandingan bahkan belum genap berjalan dua menit ketika gelandang Paraguay, Matias Galarza, membuat publik Turki terdiam.

Memanfaatkan salah umpan di barisan pertahanan Turki, Galarza melepaskan tembakan yang berujung gol pada detik ke-64. Belum genap sehari Saibari mencatat rekor, gol Galarza menjadi gol tercepat yang tercipta sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Turki yang tersengat langsung mengambil alih permainan dan terus menekan pertahanan Paraguay yang dipimpin Omar Alderete. Dominasi Turki sebenarnya sangat mencolok.

Pasukan Vincenzo Montella menguasai mayoritas penguasaan bola, menciptakan banyak tembakan, dan memborbardir area pertahanan Paraguay dengan gelombang serangan bertubi-tubi. Namun buruknya penyelesaian akhir menjadi penyakit yang tak kunjung sembuh.

Beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol, termasuk sundulan Muldur yang membentur mistar dan tiang gawang dalam satu rangkaian serangan.

Drama semakin memanas menjelang turun minum ketika Miguel Almiron diganjar kartu merah langsung setelah tinjauan VAR. Insiden itu dikenal sebagai “Prestianni Rule”.

Di mana seorang pemain tidak boleh berbicara dengan lawan sambal menutup mulut, karena dikhawatirkan akan muncul kata umpatan atau dugaan rasis.

Kembali ke dalam pertandingan, dilaporkan oleh AP news, Paraguay harus menjalani hukuman lebih dari separuh pertandingan dengan 10 pemain.

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Perubahan Suhu dan Kebiasaan Mengejan di Kamar Mandi Bisa Picu Stroke, Ini Penjelasan Medisnya!

Perubahan suhu mendadak saat mandi dan kebiasaan mengejan berlebihan ternyata dapat memicu pecahnya pembuluh darah…

10 hours ago

Kasus Diabetes Anak Didominasi Genetik, Spesialis Gizi: Tetap Batasi Gula Demi Cegah Risiko Jangka Panjang

Peningkatan kasus diabetes pada anak di Indonesia disebabkan oleh semakin tingginya angka diagnosis dini serta…

11 hours ago

Mahasiswi FKH di Surabaya Melahirkan Bayi hingga Meninggal di Kos, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) salah satu universitas di Surabaya melahirkan secara mandiri di…

22 hours ago

DPP Partai Demokrat Tetapkan Nur Muhyidin Pimpin OC Musda VII Jatim yang Digelar Akhir Agustus

DPP Partai Demokrat menetapkan dan mengesahkan H. Nur Muhyidin (Kepala BPOKK DPD) sebagai Ketua Panitia…

22 hours ago

Ribuan Orang Gelar Aksi Damai Tolak LGBTQ di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Tuntut Perlindungan Generasi

Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Umat Peduli Generasi (AUPG) Jawa Timur menggelar aksi damai…

23 hours ago

Disapa Malah Marah, Pria di Gundih Surabaya Sabet Tetangga dengan Mandau Hingga Terluka

Satu warga mengalami luka berat akibat disabet senjata tajam jenis mandau di kawasan Jalan Cepu,…

23 hours ago

This website uses cookies.