Gol sang kapten tidak hanya menyelamatkan Qatar dari kekalahan, tetapi juga mengakhiri penantian panjang negara Teluk tersebut meraih poin pertama di ajang Piala Dunia. Sejumlah media internasional seperti Reuters dan El Pais bahkan menyebut hasil imbang ini terasa seperti kemenangan bagi Qatar. Mengingat mereka menghadapi salah satu tim unggulan Grup B dan mampu mencuri gol saat hampir dipastikan kalah.
Sebaliknya, hasil ini menjadi pukulan bagi Swiss. Dominasi permainan, banyaknya peluang, dan keunggulan yang bertahan hingga menit-menit akhir gagal dikonversi menjadi tiga poin. Pelatih Murat Yakin mengaku kecewa karena timnya tidak mampu menjaga fokus hingga peluit panjang berbunyi. (ezaar)
Page: 1 2
Pencurian sepeda motor kembali marak di Surabaya. Sebuah aksi nekat terekam kamera pengawas (CCTV) di…
Kebahagiaan wisuda ke-133 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sabtu (22/8), terasa lebih bermakna. Di…
Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan mobil terjadi di area Jembatan Suramadu, Tambak Wedi,…
Pemkot Surabaya menertibkan aktivitas pemilahan dan pengolahan sampah tanpa izin di lahan seluas sekitar 1,4…
Pameran tugas akhir Adiwarna 2026 karya mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) dan International Program in…
Rafi Wibisono meramaikan bursa calon ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo periode…
This website uses cookies.