Categories: Fair Play

Hadapi Persebaya di GBT Tanpa Duo Pemain Asing, Borneo FC Tetap Waspada Jaga Puncak Klasemen

METROTODAY, SURABAYA – Borneo FC akan menghadapi Persebaya Surabaya dalam pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia pekan ke-14 yang akan digelar Sabtu (20/12) malam di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Tim yang berjuluk Pesut Etam menjadikan laga ini sebagai momentum kebangkitan setelah mengalami kekalahan dalam dua laga sebelumnya.

Sehari jelang pertandingan, Borneo FC telah melakukan latihan resmi di markas tuan rumah pada Jumat (19/12) sore. Tim asal Kalimantan Timur datang dengan kekuatan terbaik untuk meraih kemenangan.

Borneo FC mendapatkan keuntungan karena dua pilar asing Persebaya Surabaya, Bruno Moreira dan Fransisco Rivera, tidak dapat bermain. Selain itu, pelatih sementara Bajul Ijo, Uston Nawawi, juga tidak bisa mendampingi timnya akibat sanksi akumulasi kartu kuning. Namun, pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menegaskan bahwa Persebaya tetap menjadi lawan yang tangguh.

“Saya tidak berpikir itu akan mengubah banyak hal. Soal pelatih sementara dan kondisi mereka adalah urusan manajemen Persebaya, yang perlu mereka evaluasi sendiri. Kami hanya akan bermain melawan sebelas pemain yang ada di lapangan, jadi itu tidak membuat perbedaan bagi kami,” ujar Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes.

Lebih lanjut ia mengaku akan memanfaatkan pemain yang ada untuk dimaksimalkan dalam pertandingan melawan Persebaya. “Ini bukan faktor positif yang bisa kami andalkan. Kami harus fokus memanfaatkan potensi terbaik pemain dan bermain dengan maksimal, tidak peduli komposisi atau kondisi teknis lawan,” jelasnya.

Borneo FC saat ini berada di puncak klasemen sementara Liga Super dengan koleksi 33 poin dari 13 laga yang telah dimainkan. Kemenangan atas Persebaya menjadi target penting untuk menjaga posisi di puncak dan menjauhkan diri dari kejaran Persija Jakarta serta Persib Bandung. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

8 minutes ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

2 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

3 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

22 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.