TANPA PILAR: Para pemain Persebaya Surabaya saat melakoni latihan di lapangan ABC Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya jelang laga melawan PSM Makassar. (Foto: Persebaya)
METROTODAY, SURABAYA – Euforia kemenangan telak atas Bali United 5-2 belum usai. Persebaya Surabaya langsung tancap gas mempersiapkan diri untuk melakoni laga tandang kontra PSM Makassar pada lanjutan Super League pekan keempat pada Minggu, 31 Agustus mendatang.
Namun, persiapan Green Force dihadapkan pada tantangan berat, pasalnya tiga pemain pilar harus absen karena panggilan Timnas.
Toni Firmansyah dan Mikael Tata mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 menghadapi kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Sidoarjo.
Sementara itu, gelandang serang lincah asal Timor Leste, Gali Freitas, juga harus bergabung dengan Timnas Timor Leste untuk persiapan Kualifikasi Piala Dunia. Ketiga pemain ini sudah absen dalam sesi latihan Persebaya.
Intensitas latihan ditingkatkan untuk mematangkan strategi dan kekompakan tim jelang laga away ke kandang Juku Eja julukan PSM Makassar.
Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, mengaku ikhlas melepas tiga pemain mudanya untuk membela negara masing-masing, meski tenaganya sangat dibutuhkan untuk menghadapi PSM Makassar.
Menurutnya, ini adalah kesempatan emas bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di level internasional.
“Tony dan Tata menerima panggilan Timnas, juga Gali untuk bergabung dengan tim nasional. Tentu saja, kita perlu menerima aturan ini dari federasi dan sekarang kita perlu mempersiapkan tim yang baik. Ini merupakan ide bagus untuk menciptakan semacam misi,” ujar Eduardo Perez, Jumat (29/8).
Absennya Toni Firmansyah menjadi kehilangan terbesar bagi Persebaya. Mengingat pemain tengah enerjik ini selalu menjadi andalan di lini tengah dalam tiga laga Super League yang telah dilakoni.
Toni dikenal memiliki visi bermain yang bagus, umpan akurat, dan kemampuan mencetak gol yang mumpuni.
Untuk mengisi pos yang ditinggalkan Toni, Eduardo Perez menyiapkan beberapa opsi. Antara lain Kadek Raditya, Sadida Nugraha, atau bahkan M. Ichsan.
Ketiga pemain ini memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda, sehingga pelatih memiliki fleksibilitas dalam menentukan strategi yang akan diterapkan.
Eduardo Perez menambahkan, meski kehilangan tiga pemain pilar, ia tetap optimis Persebaya mampu meraih hasil positif di kandang PSM Makassar.
“Saya yakni pemain-pemain lain akan bekerja keras dan menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk membuktikan bahwa Persebaya adalah tim yang solid dan memiliki kedalaman skuad yang mumpuni,” pungkasnya. (ahm)
Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…
Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…
Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…
Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…
PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…
This website uses cookies.