Para pemain Barca, dari kiri Fermin Lopez, Lamine Yamal dan Pablo Gavi merayakan kemenangan atas Real Madrid di Barcelona pekan lalu (11/5). (FootbalEspana)
METROTODAY, BARCELONA – Barcelona sudah bersiap merayakan gelar LaLiga musim ini. Peresmian gelar bisa dilakukan justru saat menyambngi kendang rival sekotanya, RCD Espanyol, Jumat dini hari WIB (16/5).
Ya, Barcelona memang harus memastikan nasibnya sendiri. Tak bergantung pada hasil laga rival terdekatnya, Real Madrid, yang Kamis dini hari menunda kepastian gelar Barcelona. Real menang 2-1 saat menjamu Mallorca di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid.
Kemenangan Real membuat kedua tim berjarak empat poin, namun Barcelona punya satu laga lagi. Yakni melawan Espanyol dalam Derbi Catalunia.
Blaugrana –sebutan Barcelona– sedang diliputi konfidensi tinggi untuk memenangi derbi edisi ke-218 tersebut. Lamine Yamal dkk ingin mengulang momen Barca mengangkat trofi juara LaLiga kali terakhir dua musim lalu (2022–2023). Gelar LaLiga ke-27 itu diraih pada era kepelatihan Xavi Hernandez.
Saat itu, tim asuhan Xavi merayakan juara di kendang Espanyol pada jornada 34.
Barca mampu memecundangi Espanyol 4-2 selang sehari setelah Real mengalahkan Getafe CF 1-0.
Pelatih Barca Hansi Flick mengatakan bahwa timnya ingin menentukan hasil sendiri. Barca tidak mau bergantung dengan hasil laga rivalnya, yaitu Real. ’’Kami harus bisa mengalahkan Espanyol,’’ tegasnya kepada Mundo Deportivo.
”Aku rasa bukan ide yang bagus untuk merayakannya sebelum laga berlangsung. Aku tahu apa yang terjadi dan ini tentang respek. Kami harus pulang dengan tiga angka, baru kami bisa memikirkan hal-hal lainnya,’’ tutur flick.
Sementara itu, dari kubu tuan rumah pelatih Espanyol Manolo Gonzalez menyatakan bahwa timnya siap merusak rencana perayaan gelar juara Barca. Selain gengsi derbi, Periquitos –julukan Espanyol, masih berjuang lepas dari jerat degradasi. Menempati peringkat ke-16 dengan 39 poin dari 35 laga, Leandro Cabrera dkk hanya terpaut lima poin dari peringkat ke-18 atau batas atas zona degradasi yang ditempati Leganes. Baru juru kunci atau peringkat ke-20 Real Valladolid (16 poin) yang sudah dipastikan turun kasta ke Segunda Division.
”Kami pernah mengalahkan Real (Februari lalu). Kami pun yakin bisa mengalahkan Barca,’’ tegas Manolo seperti dikutip Sport. (*)
PERKIRAAN PEMAIN
ESPANYOL (4-2-3-1): 1-Joan Garcia (g); 23-El Hilali, 4-Kumbulla, 6-Cabrera (c), 22-Carlos Romero; 19-Urko Gonzalez, 20-Kral; 17-Jofre, 8-Edu Exposito, 7-Javi Puado; 2-Roberto Fernandez. Pelatih: Manolo Gonzalez
BARCELONA (4-2-3-1): 25-Szczesny (g); 24-Eric Garcia, 4-Araujo (c), 15-Christensen, 3-Balde; 21-De Jong, 8-Pedri; 19-Yamal, 20-Olmo, 11-Raphinha; 9-Lewandowski. Pelatih: Hansi Flick
Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…
Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…
Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…
Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…
PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…
This website uses cookies.