Categories: Fair Play

Menular, Dua Semifinalis Liga Champions Kompak Kalah di Liga Domestik

METROTODAY, LONDON – Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal bakal kembali berhadapan di leg 2 semifinal Liga Champions 2024-2025 di Paris, Kamis dini hari WIB. Sebelum menjalani laga menentukan menuju final itu, mereka malah mendapatkan hasil buruk di kompetisi domestic masing-masing.

Paris Saint-Germain (PSG) memenangi leg 1 semifinal Liga Champions kontra Arsenal di Stadion Emirates, London, pekan lalu (30/4). Meski begitu, kemenangan dengan skor tipis 1-0 itu masih belum aman untuk PSG dalamleg 2 di Parc des Princes, Paris. Arsenal masih terbuka untuk membalikkan keadaan.

Hal itu pula yang membuat PSG maupun Arsenal seolah kompak ”mengorbankan” laga di liga domestik pekan kemarin (4/5). Kedua tim sama-sama menelan kekalahan.

The Gunners –julukan Arsenal– tumbang 1-2 di kandang sendiri kontra AFC Bournemouth. Sementara PSG mencatat dua laga beruntun kalah di Ligue 1 saat menyerah dengan skor serupa oleh tuan rumah RC Strasbourg. Kekalahan PSG masih bisa dimaklumi karena klub berjuluk Les Parisiens itu telah memastikan gelar juara ke-13 Ligue 1 sebulan lalu (5/4).

Pelatih PSG Luis Enrique juga merotasi sepuluh dari starternya alias hanya menyisakan gelandang Joao Neves. Bahkan, PSG jadi klub pertama di liga elite Eropa yang menurunkan empat pemain kelahiran 2006 (usia 19 tahun) ke atas sebagai starter.

Hal berbeda dengan kekalahan Arsenal. Tactician Mikel Arteta menurunkan nyaris starting XI minus bek kanan Jurrien Timber yang digantikan Ben White. Martin Odegaard dkk pun seperti meneruskan tren sulit menang musim ini pada saat berbagi fokus dengan Liga Champions. Terlebih sejak lolos fase knockout atau sejak menghadapi PSV Eindhoven di 16 besar.

Kepada Daily Mirror, Odegaard telah mengakui bahwa beban harus selalu memenangi laga masih ada dalam pikirannya. Meski, gelar juara Premier League sudah jadi milik Liverpool FC dan status Arsenal main di Liga Champions musim depan telah aman. ’’Kami gagal memenuhi ekspektasi itu,’’ keluh kapten sekaligus gelandang serang Arsenal itu.

’’Kami harus melampiaskan kekalahan ini untuk memotivasi kami menang atas PSG,’’ imbuh Ode, sapaan akrabnya.

Di Liga Champions, Arsenal hanya butuh satu laga lagi untuk menyamai capaian terbaik mereka. Yakni, ketika lolos ke final edisi 2005–2006 di era Arsene Wenger dengan pemain bintang seperti Thierry Henry, Ashey Cole, Robert Pires, Sol Campbell, hingga Fredrik Ljungberg dan Jens Lehmann. (*)

Anton Hadiyanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

9 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

20 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

20 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

20 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

21 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

22 hours ago

This website uses cookies.