Para pemain Persebaya merayakan gol pertama yang diciptakan Bruno Moreira. (Persebaya Update)
METROTODAY, KEDIRI – Ambisi Persebaya Surabaya untuk menunda pesta juara Persib Bandung tak kesampaian. Kegagalan Green force membawa pulang kemenangan dari markas Persik Keidri jadi penyebabnya.
Persebaya hanya mampu bermain imbang 3-3 menghadapi tuan rumah Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin sore (5/5). Gol lawan di menit akhir laga membuat Persebaya harus puas dengan tambahan satu poin.
Di saat laga sudah memasuki akhir tambahan waktu alias injury time, Persebaya lagi-lagi kecolongan. Gol striker Persik Ramiro Fergonzi membuat persaingan perebutan gelar juara Liga 1 2024-2025 berakhir.
Tambahan satu poin berarti membuat Persebaya baru mengoleksi 54 poin. Selain gagal mengudeta posisi kedua dari Dewa United, musim kompetisi yang menyisakan tiga laga memastikan tak ada tim yang bisa melengserkan Persib.
Secara matematis, tiga laga tersisa hanya menyisakan poin maksimal 9. Sementara Persib sudah unggul 10 poin dari Dewa United dan Persebaya.
Persik pun berhasil menjaga rekor tak terkalahkan di kandang meski harus bersusah payah mengejar ketertinggalan.
Hasil ini menjadi antiklimaks bagi Persebaya Surabaya yang berambisi naik posisi di klasemen. Sebaliknya, satu poin bagi Persik membuat mereka tetap aman di tengah persaingan ketat Liga 1 musim ini.
Sementara itu, Persebaya Surabaya harus segera evaluasi pertahanan yang kerap kecolongan di menit akhir. Kesempatan meraih poin penuh yang hilang bisa sangat krusial di klasemen akhir nanti.
Sama seperti saat menjamu PSIS Semarang pada 12 Maret lalu. Banyak peluang yang terbuang sia-sia, bahkan kondidi justru dbalikkan tim tamu dengan mencetak gol dan memaksakan hasil seri.
Di Kediri, gol pembuka datang dari tim tamu pada menit ke-33 melalui sepakan terarah Bruno Moreira Soares usai menerima umpan matang dari Arief Catur. Kombinasi apik di sisi kanan membuat Persebaya unggul lebih dulu dalam laga panastersebut.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama karena Persik menyamakan kedudukan di menit ke-38 lewat sontekan Ramiro Fergonzi yang mendapat servis matang dari Vava Mario Yagalo.
Gol tersebut melecut semangat tuan rumah untuk membalikkan keadaan di hadapan pendukungnya. Green Force kembali menjauh di menit ke-44 melalui gol Flavio Silva yang memanfaatkan umpan Francisco Rivera. Serangan cepat dan efektif membuat Green Force unggul 2-1 sebelum jeda turun minum.
Babak kedua langsung dimulai dengan kejutan dari Persebaya Surabaya lewat gol cepat Malik Risaldi di menit ke-46, memperbesar keunggulan menjadi 3-1. Rivera kembali menunjukkan visi bermainnya dengan assist kedua dalam laga tersebut.
Persik merespons cepat dengan memperkecil ketertinggalan melalui gol Ze Valente di menit ke-52, menghidupkan kembali asa tuan rumah. Persebaya Surabaya sempat beberapa kali mengancam lewat Flavio dan Bruno Moreira, namun penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat peluang terbuang. Serangan demi serangan terus mengalir dari kedua tim hingga menit-menit akhir pertandingan.
Persik menunjukkan semangat juang tinggi dengan terus menekan lini belakang Persebaya Surabaya yang mulai kehilangan fokus. Meski sudah unggul dua gol, Persebaya Surabaya justru terlihat lengah di fase akhir pertandingan. (*)
KLASEMEN SEMENTARA LIGA 1 2024-2025
Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…
Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…
Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…
Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…
PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…
This website uses cookies.