Pemain Timnas Indonesia Rizky Ridho dan Jay Idzes menjalani latihan jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Bahrain di Stadion Madya GBK, Jakarta, Minggu (23/3). (PSSI)
METROTODAY, JAKARTA – Laga Indonesia melawan Bahrain bisa berarti hidup-mati bagi kedua kubu. Sejumlah perubahan harus dilakukan pelatih Indonesia Patrick Kluivert untuk meminimalkan kesalahan dalam duel penting itu.
Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain dalam laga krusia di Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Laga kedelapan masing-masing tim itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, nanti malam (kickoff 20.45 WIB).
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert diperkirakan melakukan perubahan strategi menyusul kekalahan telak dari Australia. Formasi empat bek yang digunakan pada laga sebelumnya dinilai kurang efektif, sehingga Kluivert diprediksi akan kembali pada skema tiga bek yang diakrabi para pemain timnas di masa kepelatihan sebelumnya.
Dalam formasi tiga bek tengah, mantan asisten Louis van Gaal di timnas Belanda itu bisa menggunakan formasi 3-4-2-1. Formasi tersebut cukup familier bagi sebagian besar penggawa timnas Indonesia., terutama karena cukup seimbang antara bertahan dan menyerang
Dalam debutnya di SUGBK nanti, Kluivert bisa mempertimbangkan menggantikan peran Maarten Paes dengan Emil Audero. Meski Maarten Paes memiliki chemistry yang baik dengan para pemain belakang, alasan kepercayaan diri yang tengah terpuruk akibat kebobolan lima gol di Sydney Australia, bisa mempengaruhi performanya.
Tiga posisi bek tengah masih menjadi milik Jay Idzes, Justin Hubner, dan Rizky Ridho. Dua bek sayap yang berperan mobile dalam menyerang dan bertahan akan dipercayakan kepada Kevin Diks di kanan dan Calvin Verdonk di kiri.
Di lini tengah, selain menambah dua bek sayap di kiri dan kanan, Indonesia membutuhkan dua gelandang bertipe bertahan. Di posisi gelandang bertahan, pilihan tetap dialamatkan pada Thom Haye yang kali ini bisa disandingkan dengan Joey Pelupessy yang kaya pengalaman di Eropa. Ivar Jenner disiapkan sebagai pelapis.
Kemampuan Haye dan Pelupessy tak sekadar menjadi jangkar di lini vital. Keduanya punya kualitas untuk mengawali serangan skuad Garuda sekaligus mengatur distribusi bola dari jantung pertahanan.
Nah, dua layer berikutnya akan menjadi miliki trio Marselino Ferdinand, Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen yang bebas dari skorsing akumulasi kartu.
Romeny dipercaya sebagai striker tunggal di kotak penalti, sementara Marselino dan Oratmangoen beroperasi dari dua sisi dengan peran bebas yang mengacaukan pertahanan lawan. Sebagai pelapis di lini serang, trio Rafael Struick, Dean James dan Eliano Reijnder bakal menjadi opsi untuk menembus pertahanan Bahrain. (*)
—
Prediksi METROTODAY untuk starter timnas Indonesia melawan Bahrain.
Indonesia (3-4-2-1): Emil Audero (g); Jay Idzes (c), Justin Hubner, Rizky Ridho; Kevin Diks, Joey Pelupessy, Thom Haye, Calvin Verdonk; Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan; Ole Romeny.
Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…
Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…
Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…
Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…
PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…
This website uses cookies.