(Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek, salon rambut di Kota Surabaya mengalami lonjakan signifikan. Sejumlah salon mulai didatangi masyarakat yang ingin menyambut tahun baru dengan penampilan lebih segar dan berbeda.
Seperti di salah satu salon di kawasan Jalan Mleto, Surabaya, terlihat jauh lebih sibuk dari hari biasanya. Masyarakat datang silih berganti untuk melakukan berbagai perawatan, mulai dari potong rambut, penataan, hingga pewarnaan.
Hair stylist profesional sekaligus pemilik salon KenC, Kenlie Shianto, mengungkapkan bahwa tren rambut menjelang Imlek tahun ini cenderung mengarah pada gaya yang praktis namun tetap modis.
“Untuk tren guntingan Imlek tahun ini lebih ke arah potongan yang ringan dan mudah diatur (easy to style). Kalau untuk warna, generasi Gen-Z sekarang lebih bebas mengekspresikan diri dan sudah tidak terlalu terikat aturan warna tertentu seperti dulu,” ujar Kenlie.
Kenlie menambahkan bahwa periode menjelang Imlek merupakan puncak musim ramai (high season) bagi para pelaku usaha jasa rambut. Peningkatan jumlah pengunjung bahkan jauh melampaui hari-hari besar lainnya.
“Imlek itu high season paling tinggi bagi kami. Peningkatannya bisa mencapai 20 sampai 30 persen dibandingkan hari normal. Biasanya jadwal pesanan (booking) sudah hampir penuh sampai H-1 bahkan hingga H+1 Imlek,” jelasnya.
Ia menyebut tren yang ada untuk pria masih banyak yang memilih potongan gaya side-part dan two-block. Sementara untuk perempuan, model layer dengan gaya disconnected menjadi favorit karena memberikan kesan stylish namun tetap ringkas.
Hal ini sejalan dengan tradisi masyarakat Tionghoa yang menganjurkan untuk merapikan diri sebelum memasuki tahun yang baru. Salah satu pelanggan, Kelvin, mengaku rutin mengunjungi salon setiap kali menjelang Imlek.
“Memang sudah ada tradisinya di keluarga untuk potong rambut sebelum Imlek. Selain supaya rapi, ini juga cara buat meningkatkan kepercayaan diri saat berkumpul bersama keluarga besar nanti,” kata Kelvin.
Bagi banyak orang, mengganti gaya rambut menjelang Imlek bukan sekadar soal estetika. Momen ini dimaknai sebagai simbol membuang hal-hal lama dan bersiap membuka lembaran baru dengan harapan kehidupan di tahun yang akan datang bisa berjalan lebih baik. (ahm)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan menentang langkah Israel untuk mencaplok wilayah pendudukan Tepi…
Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau tahun 2026 Masehi yang merupakan Tahun Kuda Api,…
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Asemrowo, Jalan…
Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pandegiling Gang 03, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Surabaya…
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa bergerak cepat menangani dampak cuaca ekstrem…
Kota Surabaya kehilangan salah satu tokoh legislatif terbaiknya. Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono,…
This website uses cookies.