Categories: Chindo

Sambut Tahun Baru Imlek, Umat Budha Mandikan Rupang di Vihara Buddhayana Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, rupang pemujaan Buddha di Vihara Buddhayana, Putat Gede, Surabaya disucikan secara hati-hati dan penuh khidmat pada Senin (9/2).

Proses penyucian dilakukan oleh umat Buddha tersebut, meliputi rupang dari ukuran kecil hingga besar, serta penyucian altar.

Pembina Buddhayana Jawa Timur Sangha Agung Indonesia, Bante Dharma Maytri Mahathera, menjelaskan rupang yang dibersihkan meliputi patung Buddha utama beserta para muridnya, seperti Moggalana dan Sariputra, hingga rupang berukuran kecil yang selama ini digunakan umat untuk kegiatan operasional vihara. “Rupang-rupang itu setiap tahun rutin dibersihkan,” katanya.

Menurut Bante Dharma Maytri, pencucian rupang bukan sekadar membersihkan patung, tetapi juga menjadi sarana perenungan batin.

Tradisi tersebut dimaknai sebagai upaya membersihkan kekotoran dalam diri agar menyongsong tahun baru dengan jiwa dan raga yang lebih bersih, serta penuh keyakinan menapaki hari-hari ke depan.

Umat Buddha di Vihara Buddhayana, Putat Gede, Surabaya, Senin (9/2) memandikan rupang jelang tahun baru Imlek. (Foto: Ahmad/METROTODAY)

Jumlah rupang yang dibersihkan mencapai sekitar seratus buah dengan berbagai ukuran dan jenis. Proses pembersihan biasanya memakan waktu satu hingga dua hari tergantung jumlah bantuan umat, sementara rangkaian persiapan Imlek sudah dimulai sejak satu hingga dua pekan sebelumnya.

Setelah penyucian, seluruh pekerja melakukan puja pertobatan untuk memohon ampunan jika terdapat kesalahan selama proses pembersihan, mengingat rupang merupakan tempat pemujaan yang suci.

Selain pencucian rupang, umat Buddha juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial seperti bakti sosial, pembagian sembako, donor darah, dan pasar murah. Kegiatan ini menjadi wujud praktik ajaran belas kasih dan kepedulian kepada sesama.

Bante Dharma Maytri menegaskan bahwa meskipun Imlek bukan hari raya keagamaan Buddha, momentum ini menjadi ajang evaluasi diri. “Harapannya, memasuki tahun baru, umat semakin rajin datang ke vihara dan meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Usai Juara Piala Presiden, Persebaya Siap Hadapi Penang FC di Stadion GBT

Meski baru saja meraih gelar juara Piala Presiden 2026, perjalanan pramusim Persebaya Surabaya belum berakhir.…

6 hours ago

Gegara Ban Pecah, Truk Bermuatan Sepeda Angin Terguling di Jalan Raya Dupak Surabaya

Arus lalu lintas di Jalan Raya Dupak, Kecamatan Bubutan, Surabaya tersendat pada Rabu (12/8) siang.…

7 hours ago

Karir Runner Up Raka Jatim 2026 dan Alumni Cak Surabaya 2023 Hancur gegara Minta Pacar Aborsi

Mantan pegawai kontrak non-ASN Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkot Surabaya, Tio Ferdian Rahmana…

8 hours ago

Hadiri Wisuda 1.514 Lulusan Unesa, Mentan Teken MoU Kedelai dan Hadiahkan Traktor ke Wisudawan

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman hadir langsung dalam prosesi pengukuhan wisuda Universitas Negeri Surabaya…

8 hours ago

Ketua JMSI Jatim Ingatkan Dua Hal untuk Menjadi Media yang Kredibel

Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jatim, Syaiful Anam, membeberkan ciri-ciri media yang baik…

8 hours ago

BRI Kancab Kapas Krampung Serahkan Bantuan Bus ke Ubaya, Perkuat Dukungan bagi Aktivitas Kampus

BRI Region 12 Surabaya melalui BRI Kantor Cabang (Kancab) Kapas Krampung Surabaya menyerahkan bantuan satu…

14 hours ago

This website uses cookies.