Categories: Bisnis

Konsisten Jalankan CSR Berkelanjutan, Tjiwi Kimia Kembali Sabet TOP CSR Awards 5 STAR

METROTODAY, JAKARTA – Komitmen PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (Tjiwi Kimia) dalam pengembangan bisnis sekaligus berkontribusi pada sosial ekonomi masyarakat tidak diragukan lagi. Untuk kali kelima, Tjiwi Kimia meraih penghargaan 5 STAR dalam ajang TOP CSR Awards.

Ajang TOP CSR Awards 2026 diselenggarakan oleh Majalah Top Business di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta. Mengusung tema “Aligning CSR and ESG for Long-Term Corporate Value and Sustainable Development,” TOP CSR Awards menilai keselarasan program CSR dengan strategi bisnis, adopsi ISO 26000, tata kelola CSR, penerapan Creating Shared Value (CSV), serta inovasi program yang memberi manfaat bagi pemangku kepentingan.

Predikat Star 5 menunjukkan sistem, kebijakan, dan pelaksanaan CSR perusahaan berada pada level excellent. Sementara, Star 4 menunjukkan implementasi CSR berada pada level sangat baik dan telah mendukung strategi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

”Penghargaan 5 STAR ke-5 yang diperoleh secara berturut-turut sejak tahun 2022 sebagai bukti Tjiwi Kimia berhasil menjaga keberlanjutan bisnis dan penguatan kontribusi sosial, ekonomi masyarakat, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab,” ungkap Public Affair & License Manager PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk Beny Haryawan.

Penyerahan penghargaan 5 STAR dalam ajang TOP CSR Awards 2026 kepada Tjiwi Kimia. (Dok. Tjiwi Kimia)

Berbagai inisiatif dilakukan Tjiwi Kimia melalui pendekatan CSR. Dimulai dari pemetaan sosial, konsultasi dengan pemangku kepentingan, serta pengembangan program yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. Tjiwi Kimia juga memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, melibatkan pelaku lokal dalam rantai pasok, serta pengelolaan sumber daya berbasis ekonomi sirkular.

”Pendekatan ini menjadi bagian dari konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas program CSR yang memberi manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan,” kata Beny.

Salah satu program unggulan Tjiwi Kimia adalah membangun Kemitraan dengan UMKM dalam Penguatan Rantai Pasok Industri. Sebagai produsen kertas, Tjiwi Kimia dan APP Indonesia memanfaatkan kertas dan karton bekas atau old corrugated container (OCC) sebagai salah satu bahan baku produksi. Melalui program bank sampah, masyarakat diajak untuk memilah dan mengumpulkan karton bekas yang kemudian dihimpun melalui komunitas bank sampah dan pelapak lokal.

”Program ini merupakan salah satu langkah untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, para ibu-ibu rumah tangga juga kelompok yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap karena kebutuhan kertas OCC cukup besar di Indonesia,” terang Beny.

Dengan adanya program bank sampah dan penguatan pelapak, diharapkan pasokan OCC dalam negeri meningkat sehingga bisa menekan angka impor. Salah satu keuntungan penggunaan OCC local adalah menekan risiko harga global yang fluktuasi yang mempengaruhi secara langsung mempengaruhi biaya produksi.

”Pada tahun 2025, volume OCC yang berhasil dimanfaatkan mencapai 56.503 ton,” jelasnya.

Kenaikan itu memperlihatkan bahwa sistem pengumpulan dan pemanfaatan kertas bekas yang dibangun perusahaan semakin matang dan mampu melibatkan lebih banyak masyarakat dalam rantai pasok bahan baku industri.

Page: 1 2

Naufal

Recent Posts

Tren Penyembelihan Kurban di Surabaya: Masyarakat Beralih Potong Langsung di Lapak, Lebih Praktis dan Bersih

Pola penyembelihan hewan kurban di kalangan masyarakat kini mengalami pergeseran. Jika dulu warga umumnya membeli…

11 hours ago

Nekat Buang Limbah Kurban ke Kali Surabaya, Didenda Tipiring dan Sita KTP

Tim gabungan yustisi menggelar patroli pengawasan ketat di sepanjang aliran Kali Surabaya, dimulai dari wilayah…

13 hours ago

Hendak Disembelih Banyak Sapi Kurban di Surabaya Mengamuk, Masuk ke Selokan Kaki dan Leher Patah

Momen Idul Adha selalu identik dengan kisah menegangkan dari hewan kurban yang akan disembelih. Di…

1 day ago

Barbekue PCNA Tulangan Makin Diminati, Tahun Ini Hasilkan Dua Kambing Kurban

Area sekitar Masjid At-Taqwa Kenongo, Tulangan, Sidoarjo, penuh dengan berbagai macam barang bekas. Ada pakaian,…

1 day ago

Sentuhan Indonesia di Balik Kisah Gila Como 1907

Tidak ada yang membayangkan Como 1907 akan duduk sejajar dengan berbagai klub elite Eropa di…

2 days ago

Ojek Kambing Marak di Surabaya Jelang Idul Adha

Di tengah padatnya pembeli hewan kurban, ada fenomena unik yang kian diminati masyarakat, yaitu jasa…

2 days ago

This website uses cookies.