METROTODAY, SURABAYA – Sebuah mobil minibus Isuzu Panther bernomor polisi M 1682 TA terbalik di akses Jalan Tol Suramadu, wilayah Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya. Kecelakaan tunggal ini diduga dipicu oleh pecahnya ban kendaraan sehingga pengemudi kehilangan kendali.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan kendaraan yang dikemudikan Imam Hanafi, warga Sumenep, Madura, melaju dari arah Madura menuju Surabaya.
Saat bergerak dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam, tiba-tiba ban kendaraan pecah. Kondisi tersebut membuat mobil oleng dan akhirnya terbalik di tengah jalan.
“Akibat kecelakaan ini, empat orang penumpang mengalami luka-luka, yaitu Shinta Ayu, Chalista Keirani, Chaka Nugradinata, dan Yanti Riskiawanti. Keempat korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soewandi Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” ujar Rokhim, Jumat (9/10).
Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya segera dikerahkan ke lokasi. Dengan penuh kehati-hatian, petugas menggunakan truk derek untuk menurunkan dan mengangkut kendaraan yang terbalik.
“Proses evakuasi kendaraan menggunakan truk crane rescue akhirnya selesai dan arus lalu lintas di lokasi kembali kondusif,” pungkasnya. (ahm)
METROTODAY, SURABAYA – Sebuah mobil minibus Isuzu Panther bernomor polisi M 1682 TA terbalik di akses Jalan Tol Suramadu, wilayah Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya. Kecelakaan tunggal ini diduga dipicu oleh pecahnya ban kendaraan sehingga pengemudi kehilangan kendali.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan kendaraan yang dikemudikan Imam Hanafi, warga Sumenep, Madura, melaju dari arah Madura menuju Surabaya.
Saat bergerak dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam, tiba-tiba ban kendaraan pecah. Kondisi tersebut membuat mobil oleng dan akhirnya terbalik di tengah jalan.
“Akibat kecelakaan ini, empat orang penumpang mengalami luka-luka, yaitu Shinta Ayu, Chalista Keirani, Chaka Nugradinata, dan Yanti Riskiawanti. Keempat korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Soewandi Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” ujar Rokhim, Jumat (9/10).
Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya segera dikerahkan ke lokasi. Dengan penuh kehati-hatian, petugas menggunakan truk derek untuk menurunkan dan mengangkut kendaraan yang terbalik.
“Proses evakuasi kendaraan menggunakan truk crane rescue akhirnya selesai dan arus lalu lintas di lokasi kembali kondusif,” pungkasnya. (ahm)