METROTODAY, MOJOKERTO – Musibah tanah longsor terjadi di Jalan Sumber Brantas-Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (3/4) sekira pukul 11.30 WIB. Akibat kejadiani ini, dua unit mobil jenis minibus dan pikap serta dua sepeda motor dikabarkan tertimbun. Sementara akses jalan dari dan menuju ke Batu lewat jalur Pacet-Cangar ditutup.
Sekitar 150 petugas gabungan dari TNI/Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim dan Mojokerto dikerahkan untuk mencari para korban yang tertimbun tanah longsor. Hingga Jumat (4/4), 10 orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Hari ini, enam orang korban ditemukan di dalam mobil Toyota Innova Reborn. Sementara tiga lainnya ditemukan dari dalam mobil pikap Daihatsu Gran Max,” kata Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata kepada wartawan di RS Hasta Brata Batu, Jumat (4/4).
Sehari sebelumnya pasca kejadian, Kamis (3/4), satu korban meninggal ditemukan atas nama Masjid Zatmo Setio, 31, warga Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Korban langsung dibawa ke rumah duka setelah sebelumnya sempat dievakuasi ke RS di Mojokerto.
Sebanyak enam jenazah para penumpang Innova Reborn telah dibawa ke RS Hasta Brata Kota Batu. Sedangkan tiga jenazah penumpang Daihatsu pikap yang merupakan satu keluarga terdiri dari ayah ibu dan seorang anak balitanya telah dibawa ke RSUD Sumberglagah Pacet untuk proses identivikasi oleh DVI Polda Jatim.
Operasi SAR kali ini melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi. Antara lain dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, PMI, dan relawan. Tim SAR menggunakan alat berat seperti ekskavator dan backhoe untuk membantu proses evakuasi.
“Longsor tersebut menghambat arus lalu lintas, dengan dua kendaraan roda empat dilaporkan terdampak. Hingga saat ini pendataan mengenai korban masih berlangsung,” kata Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto.
Saat ini pihak BPBD Jatim dan Kabupaten Mojokerto bersama perangkat setempat telah dikerahkan untuk melakukan asesmen di lokasi kejadian serta upaya pencarian terhadap pengendara kendaraan yang terdampak.
Selain itu petugas juga sedang melakukan pembersihan material longsor guna membuka kembali akses jalan. “Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan berjalan dengan baik,” kata Gatot.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi masih dalam penanganan, sedangkan untuk perkembangan lebih lanjut akan diinformasikan kemudian.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar sementara waktu menghindari jalur Pacet-Cangar hingga situasi benar-benar aman. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menghindari jalur rawan longsor. Terutama saat musim hujan seperti sekarang ini,” kata Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata.
Data korban meninggal penumpang minibus:
- Masjid Zatmo Setio, (L), warga Kloposepuluh Rt. 10 Rw. 2 Kloposepuluh Kec. Sukodono Kab. Sidoarjo
- Rani Anggraeni, 28, (P), warga Kloposepuluh Rt. 10 Rw. 2 Kloposepuluh Kec. Sukodono Kab. Sidoarjo
- Syahrul Nugroho Rangga Setiawan, 6, (L), warga Kloposepuluh Rt. 10 Rw. 2 Kloposepuluh Kec. Sukodono Kab. Sidoarjo
- Putri Qiana Ramadhani, 2, (P), warga Kloposepuluh Rt. 10 Rw. 2 Kloposepuluh Kec. Sukodono Kab. Sidoarjo
- H. Wahyudi, 71, (L), warga Kloposepuluh Rt. 10 Rw. 2 Kloposepuluh Kec. Sukodono Kab. Sidoarjo
- Hj. Jainah, 61, (P), warga Kloposepuluh Rt. 10 Rw. 2 Kloposepuluh Kec. Sukodono Kab. Sidoarjo
- Saudah, 70, (P), warga Ds. Suruh 18/5 Kec. Sukodono Kab. Sidoarjo
Data korban meninggal penumpang pikap:
1. Ahmad Fiki Muzaki, 28, (L), warga Urung-urung Jati Jejer Trawas
2. Fitria Handayani, 27, (P) warga Urung-urung Jati Jejer Trawas
3. Mikaila F.Z, 3 tahun 6 bulan, (P), warga Urung-urung Jati Jejer Trawas (*)

