Keliling Kota Piala Dunia #11: Seattle, Menyelami Salmon Pasifik hingga Bernyanyi di Museum Pop

METROTODAY.ID, SEATTLE – Berada di ujung barat laut Amerika Serikat, Seattle menjadi salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026 yang menawarkan pengalaman berbeda dibanding kota-kota lainnya. Kota terbesar di negara bagian Washington ini dikenal sebagai pusat inovasi teknologi, rumah bagi perusahaan-perusahaan global seperti Microsoft dan Amazon, sekaligus gerbang menuju keindahan alam Pacific Northwest yang memadukan pegunungan, hutan, dan lautan dalam satu lanskap.

Selama Piala Dunia 2026, sorotan para pecinta sepak bola akan tertuju pada Lumen Field. Stadion yang menjadi markas klub MLS Seattle Sounders FC dan tim NFL Seattle Seahawks tersebut memiliki kapasitas sekitar 69.000 penonton untuk pertandingan sepak bola internasional. Lumen Field juga dikenal sebagai salah satu stadion dengan atmosfer paling bergemuruh di Amerika Utara berkat antusiasme para pendukung Seattle Sounders yang terkenal fanatik.

Selain menikmati atmosfer sepak bola, para suporter juga dapat mencicipi berbagai kuliner khas Seattle yang didominasi hasil laut segar dari Samudra Pasifik.

Kuliner pertama yang wajib dicoba adalah Cedar Plank Salmon. Hidangan ini berupa ikan salmon segar yang dipanggang di atas papan kayu cedar sehingga menghasilkan aroma khas yang menjadi ciri masakan Pacific Northwest. Berkat letaknya yang dekat dengan perairan Pasifik, Seattle dikenal sebagai salah satu tempat terbaik di Amerika Serikat untuk menikmati salmon berkualitas tinggi. Di restoran seafood lokal, harga satu porsi umumnya berkisar 25 hingga 45 dolar AS (Rp410 ribu hingga Rp740 ribu).

Rekomendasi kedua adalah Clam Chowder. Sup krim berisi kerang, kentang, dan rempah-rempah ini menjadi menu favorit wisatawan, terutama saat cuaca Seattle yang sejuk. Salah satu tempat paling populer untuk menikmatinya adalah kawasan Pike Place Market. Harga satu mangkuk Clam Chowder biasanya berada di kisaran 8 hingga 15 dolar AS (Rp130 ribu hingga Rp245 ribu).

Kuliner ketiga adalah Dungeness Crab. Kepiting khas Pantai Barat Amerika ini menjadi primadona di berbagai restoran tepi laut Seattle. Dagingnya yang manis dan lembut biasanya disajikan bersama mentega cair atau dipadukan dengan pasta. Harga satu porsi umumnya berkisar 35 hingga 65 dolar AS (Rp575 ribu hingga Rp1,07 juta), tergantung ukuran kepiting dan restoran yang dipilih.

Usai menikmati kuliner, para wisatawan dapat menjelajahi berbagai destinasi wisata yang menjadi ikon Seattle.

METROTODAY.ID, SEATTLE – Berada di ujung barat laut Amerika Serikat, Seattle menjadi salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026 yang menawarkan pengalaman berbeda dibanding kota-kota lainnya. Kota terbesar di negara bagian Washington ini dikenal sebagai pusat inovasi teknologi, rumah bagi perusahaan-perusahaan global seperti Microsoft dan Amazon, sekaligus gerbang menuju keindahan alam Pacific Northwest yang memadukan pegunungan, hutan, dan lautan dalam satu lanskap.

Selama Piala Dunia 2026, sorotan para pecinta sepak bola akan tertuju pada Lumen Field. Stadion yang menjadi markas klub MLS Seattle Sounders FC dan tim NFL Seattle Seahawks tersebut memiliki kapasitas sekitar 69.000 penonton untuk pertandingan sepak bola internasional. Lumen Field juga dikenal sebagai salah satu stadion dengan atmosfer paling bergemuruh di Amerika Utara berkat antusiasme para pendukung Seattle Sounders yang terkenal fanatik.

Selain menikmati atmosfer sepak bola, para suporter juga dapat mencicipi berbagai kuliner khas Seattle yang didominasi hasil laut segar dari Samudra Pasifik.

Kuliner pertama yang wajib dicoba adalah Cedar Plank Salmon. Hidangan ini berupa ikan salmon segar yang dipanggang di atas papan kayu cedar sehingga menghasilkan aroma khas yang menjadi ciri masakan Pacific Northwest. Berkat letaknya yang dekat dengan perairan Pasifik, Seattle dikenal sebagai salah satu tempat terbaik di Amerika Serikat untuk menikmati salmon berkualitas tinggi. Di restoran seafood lokal, harga satu porsi umumnya berkisar 25 hingga 45 dolar AS (Rp410 ribu hingga Rp740 ribu).

Rekomendasi kedua adalah Clam Chowder. Sup krim berisi kerang, kentang, dan rempah-rempah ini menjadi menu favorit wisatawan, terutama saat cuaca Seattle yang sejuk. Salah satu tempat paling populer untuk menikmatinya adalah kawasan Pike Place Market. Harga satu mangkuk Clam Chowder biasanya berada di kisaran 8 hingga 15 dolar AS (Rp130 ribu hingga Rp245 ribu).

Kuliner ketiga adalah Dungeness Crab. Kepiting khas Pantai Barat Amerika ini menjadi primadona di berbagai restoran tepi laut Seattle. Dagingnya yang manis dan lembut biasanya disajikan bersama mentega cair atau dipadukan dengan pasta. Harga satu porsi umumnya berkisar 35 hingga 65 dolar AS (Rp575 ribu hingga Rp1,07 juta), tergantung ukuran kepiting dan restoran yang dipilih.

Usai menikmati kuliner, para wisatawan dapat menjelajahi berbagai destinasi wisata yang menjadi ikon Seattle.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait