28 March 2026, 3:47 AM WIB

Kapolda Jatim: Jumlah Kecelakaan selama Operasi Ketupat Semeru 2026 Naik 78 Persen

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengungkap jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di wilayahnya selama Operasi Ketupat Semeru 2026 mencapai 750 kasus, atau mengalami kenaikan 78 persen, dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Namun demikian, kenaikan kasus kecelakaan lalu lintas ini seimbang dengan pergerakan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini yang naik sebesar 18 persen,” katanya saat memantau arus balik H+5 Lebaran 2026 di jalur pantura Situbondo, Jumat (27/3).

Kapolda mengimbau kepada pengendara agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Pengendara juga diminta beristirahat di tempat peristirahatan yang telah disediakan oleh petugas. Mereka bisa beristirahat di pos pelayanan dan pengamanan maupun pos terpadu yang disediakan di sepanjang jalur pantura di Jatim dan jalur lainnya. Sehingga, perjalanan mudik dan balik benar-benar nyaman dan sampai ke tujuan dengan selamat.

“Kalau arus balik Lebaran menurut kami sudah tersisa 30 persen, karena sebelumnya kami mengimbau masyarakat agar tidak bersamaan saat kembali untuk menghindari kepadatan atau penumpukan,” kata Nanang.

Menurut dia, secara umum pergerakan arus mudik/balik di wilayah Jawa Timur mengalami peningkatan sekitar 18 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Dengan difungsikannya pintu tol Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) Situbondo barat sangat membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” ujar dia.

“Dan hasil pantauan kami dari udara, baik di jalur tol maupun di jalur nasional, semuanya berjalan lancar, dan kami pastikan anggota masih standby untuk pengamanan,” tambah Kapolda. (MT)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengungkap jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di wilayahnya selama Operasi Ketupat Semeru 2026 mencapai 750 kasus, atau mengalami kenaikan 78 persen, dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Namun demikian, kenaikan kasus kecelakaan lalu lintas ini seimbang dengan pergerakan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini yang naik sebesar 18 persen,” katanya saat memantau arus balik H+5 Lebaran 2026 di jalur pantura Situbondo, Jumat (27/3).

Kapolda mengimbau kepada pengendara agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Pengendara juga diminta beristirahat di tempat peristirahatan yang telah disediakan oleh petugas. Mereka bisa beristirahat di pos pelayanan dan pengamanan maupun pos terpadu yang disediakan di sepanjang jalur pantura di Jatim dan jalur lainnya. Sehingga, perjalanan mudik dan balik benar-benar nyaman dan sampai ke tujuan dengan selamat.

“Kalau arus balik Lebaran menurut kami sudah tersisa 30 persen, karena sebelumnya kami mengimbau masyarakat agar tidak bersamaan saat kembali untuk menghindari kepadatan atau penumpukan,” kata Nanang.

Menurut dia, secara umum pergerakan arus mudik/balik di wilayah Jawa Timur mengalami peningkatan sekitar 18 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Dengan difungsikannya pintu tol Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) Situbondo barat sangat membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” ujar dia.

“Dan hasil pantauan kami dari udara, baik di jalur tol maupun di jalur nasional, semuanya berjalan lancar, dan kami pastikan anggota masih standby untuk pengamanan,” tambah Kapolda. (MT)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait