14 March 2026, 2:33 AM WIB

Sambut Arus Mudik Lebaran 2026, KAI Commuter Surabaya Siapkan 50 Perjalanan Kereta per Hari

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, KAI Commuter Area 8 Surabaya menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat. Salah satunya dengan mengoperasikan 50 perjalanan Commuter Line setiap hari selama masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026.

Selama masa tersebut, KAI Commuter Area 8 Surabaya membuka Posko Angkutan Lebaran selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Selama periode ini, KAI Commuter memproyeksikan jumlah pengguna Commuter Line di wilayah Surabaya dan sekitarnya akan melampaui satu juta penumpang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa peningkatan layanan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Selama masa Angleb 2026, KAI Commuter Area 8 Surabaya akan mengoperasikan sebanyak 50 perjalanan Commuter Line setiap hari yang menghubungkan sejumlah kota seperti Surabaya, Probolinggo, Malang, Blitar, Kertosono, Cepu, hingga Bojonegoro,” kata Karina dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotoday.id, Jumat (13/3).

Menurutnya, total kapasitas angkut yang disediakan mencapai 34.345 penumpang per hari. Sementara itu, selama periode Angkutan Lebaran 2026, tersedia kuota hingga 755.594 pengguna.

KAI Commuter memproyeksikan jumlah pengguna selama masa Angkutan Lebaran tahun ini mencapai 1.014.653 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 103 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 988.846 pengguna.

Karina menambahkan, sejumlah layanan Commuter Line yang beroperasi setiap hari di wilayah Surabaya meliputi beberapa relasi utama.

Di antaranya Commuter Line Doho/Penataran relasi Surabaya–Blitar/Kertosono sebanyak 16 perjalanan, Commuter Line Jenggala sebanyak 3 perjalanan, serta Commuter Line Arjonegoro relasi Sidoarjo–Bojonegoro sebanyak 9 perjalanan.

Selain itu, terdapat Commuter Line Blorasura relasi Surabaya–Cepu dengan 4 perjalanan dan Commuter Line Supas relasi Surabaya–Pasuruan hingga Probolinggo sebanyak 8 perjalanan setiap harinya.

Dalam pengaturan kapasitas penumpang, KAI Commuter menerapkan standar berbeda sesuai jarak perjalanan. Untuk perjalanan dengan jarak lebih dari 100 kilometer, kapasitas penumpang ditetapkan sebesar 120 persen, terdiri dari 100 persen tempat duduk dan 20 persen penumpang tanpa tempat duduk.

Sedangkan untuk perjalanan dengan jarak kurang dari 100 kilometer, kapasitas penumpang dapat mencapai 150 persen, dengan komposisi 100 persen tempat duduk dan 50 persen penumpang tanpa tempat duduk.

Guna menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang selama masa Angkutan Lebaran, KAI Commuter juga menyiagakan 539 petugas frontliner. Petugas tersebut terdiri dari petugas loket, passenger service, tenaga kesehatan, WALKA, petugas pengamanan stasiun (PAM), operator rescue, hingga petugas posko wilayah.

Selain kesiapan sumber daya manusia, KAI Commuter juga melakukan sejumlah penataan fasilitas di beberapa stasiun. Penataan dilakukan di area hall Stasiun Kediri, Stasiun Blitar, dan Stasiun Kepanjen, serta perbaikan selasar di Stasiun Cepu dan Stasiun Kandangan.

Upaya peningkatan pelayanan juga dilakukan melalui pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM). Beberapa di antaranya dengan menambah fasilitas guiding block bagi penyandang disabilitas, memperbaiki toilet dan mushola, serta menyediakan ruang menyusui bagi ibu dan bayi.

Fasilitas lain seperti charging booth untuk mengisi daya perangkat elektronik juga disiapkan bagi penumpang. Selain itu, stasiun-stasiun juga dihiasi dengan ornamen bertema Idul Fitri guna menambah kenyamanan dan suasana khas Lebaran bagi para pengguna jasa kereta.

Karina juga mengimbau masyarakat yang berencana menggunakan Commuter Line selama masa mudik Lebaran agar merencanakan perjalanan sejak dini. Salah satunya dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI.

“Pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI sudah dapat dilakukan mulai tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para penumpang agar menyiapkan kartu identitas asli sebelum keberangkatan untuk mempercepat proses pemeriksaan tiket saat boarding.

“Kami mengimbau seluruh pengguna untuk menyiapkan identitas asli saat proses boarding agar pemeriksaan tiket dapat berlangsung lebih cepat dan perjalanan menjadi lebih nyaman,” pungkas Karina.

Dengan berbagai persiapan tersebut, KAI Commuter berharap layanan Commuter Line selama masa Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat. (son/MT)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, KAI Commuter Area 8 Surabaya menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat. Salah satunya dengan mengoperasikan 50 perjalanan Commuter Line setiap hari selama masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026.

Selama masa tersebut, KAI Commuter Area 8 Surabaya membuka Posko Angkutan Lebaran selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Selama periode ini, KAI Commuter memproyeksikan jumlah pengguna Commuter Line di wilayah Surabaya dan sekitarnya akan melampaui satu juta penumpang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa peningkatan layanan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Selama masa Angleb 2026, KAI Commuter Area 8 Surabaya akan mengoperasikan sebanyak 50 perjalanan Commuter Line setiap hari yang menghubungkan sejumlah kota seperti Surabaya, Probolinggo, Malang, Blitar, Kertosono, Cepu, hingga Bojonegoro,” kata Karina dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotoday.id, Jumat (13/3).

Menurutnya, total kapasitas angkut yang disediakan mencapai 34.345 penumpang per hari. Sementara itu, selama periode Angkutan Lebaran 2026, tersedia kuota hingga 755.594 pengguna.

KAI Commuter memproyeksikan jumlah pengguna selama masa Angkutan Lebaran tahun ini mencapai 1.014.653 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 103 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 988.846 pengguna.

Karina menambahkan, sejumlah layanan Commuter Line yang beroperasi setiap hari di wilayah Surabaya meliputi beberapa relasi utama.

Di antaranya Commuter Line Doho/Penataran relasi Surabaya–Blitar/Kertosono sebanyak 16 perjalanan, Commuter Line Jenggala sebanyak 3 perjalanan, serta Commuter Line Arjonegoro relasi Sidoarjo–Bojonegoro sebanyak 9 perjalanan.

Selain itu, terdapat Commuter Line Blorasura relasi Surabaya–Cepu dengan 4 perjalanan dan Commuter Line Supas relasi Surabaya–Pasuruan hingga Probolinggo sebanyak 8 perjalanan setiap harinya.

Dalam pengaturan kapasitas penumpang, KAI Commuter menerapkan standar berbeda sesuai jarak perjalanan. Untuk perjalanan dengan jarak lebih dari 100 kilometer, kapasitas penumpang ditetapkan sebesar 120 persen, terdiri dari 100 persen tempat duduk dan 20 persen penumpang tanpa tempat duduk.

Sedangkan untuk perjalanan dengan jarak kurang dari 100 kilometer, kapasitas penumpang dapat mencapai 150 persen, dengan komposisi 100 persen tempat duduk dan 50 persen penumpang tanpa tempat duduk.

Guna menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang selama masa Angkutan Lebaran, KAI Commuter juga menyiagakan 539 petugas frontliner. Petugas tersebut terdiri dari petugas loket, passenger service, tenaga kesehatan, WALKA, petugas pengamanan stasiun (PAM), operator rescue, hingga petugas posko wilayah.

Selain kesiapan sumber daya manusia, KAI Commuter juga melakukan sejumlah penataan fasilitas di beberapa stasiun. Penataan dilakukan di area hall Stasiun Kediri, Stasiun Blitar, dan Stasiun Kepanjen, serta perbaikan selasar di Stasiun Cepu dan Stasiun Kandangan.

Upaya peningkatan pelayanan juga dilakukan melalui pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM). Beberapa di antaranya dengan menambah fasilitas guiding block bagi penyandang disabilitas, memperbaiki toilet dan mushola, serta menyediakan ruang menyusui bagi ibu dan bayi.

Fasilitas lain seperti charging booth untuk mengisi daya perangkat elektronik juga disiapkan bagi penumpang. Selain itu, stasiun-stasiun juga dihiasi dengan ornamen bertema Idul Fitri guna menambah kenyamanan dan suasana khas Lebaran bagi para pengguna jasa kereta.

Karina juga mengimbau masyarakat yang berencana menggunakan Commuter Line selama masa mudik Lebaran agar merencanakan perjalanan sejak dini. Salah satunya dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI.

“Pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI sudah dapat dilakukan mulai tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para penumpang agar menyiapkan kartu identitas asli sebelum keberangkatan untuk mempercepat proses pemeriksaan tiket saat boarding.

“Kami mengimbau seluruh pengguna untuk menyiapkan identitas asli saat proses boarding agar pemeriksaan tiket dapat berlangsung lebih cepat dan perjalanan menjadi lebih nyaman,” pungkas Karina.

Dengan berbagai persiapan tersebut, KAI Commuter berharap layanan Commuter Line selama masa Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat. (son/MT)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait