Categories: Woman Files

Inovasi Fesyen Ramah Lingkungan dari Jawa Timur Mendulang Sukses di Mancanegara

METROTODAY, SURABAYA – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang fesyen, khususnya kerajinan ecoprint, kini tengah mengalami perkembangan pesat di Jawa Timur.

Proses pembuatannya yang sederhana, minim limbah, serta keunikan motif yang dihasilkan dari alam menjadikan ecoprint sebagai primadona baru di kalangan pelaku usaha dan konsumen.

Tak hanya diminati di pasar lokal, produk ecoprint Jawa Timur kini mampu menembus pasar mancanegara. Hal ini membuktikan bahwa inovasi ramah lingkungan dapat berbuah cuan dan pengakuan internasional.

Ecoprint dengan ciri khas motif dedaunan dan bunga yang tercetak alami pada kain, menawarkan alternatif fesyen yang unik dan berkelanjutan.

Proses pembuatannya yang relatif mudah hanya membutuhkan kain, dedaunan, atau bunga, plastik, dan proses pengukusan, yang memungkinkan para pelaku UMKM untuk berkreasi menghasilkan produk yang bernilai jual tinggi.

Menurut Ketua Asosiasi Ecoprint Indonesia (AEPI) Jawa Timur, Lindawati, keunggulan ecoprint terletak pada keunikan motif yang dihasilkan.

“Produk fesyen dari ecoprint ini banyak diminati karena keunikan motif yang dihasilkan. Setiap produk memiliki motif yang berbeda, tidak ada yang sama persis, sehingga memberikan kesan eksklusif bagi pemakainya,” ujarnya, Jumat (19/9).

Lindawati menambahkan bahwa produk ecoprint juga diminati oleh berbagai kalangan usia, mulai dari generasi muda hingga dewasa, karena desainnya yang fleksibel dan mudah dipadupadankan dengan berbagai gaya.

“Sekarang semua kalangan dan generasi menggunakan produk dari ecoprint,” jelasnya.

Antusiasme terhadap ecoprint juga dirasakan oleh Radya Ayu, seorang pembeli produk ecoprint. Selain ramah lingkungan, ia mengaku juga mendukung produk lokal.

“Saya sangat tertarik dengan ecoprint karena proses pembuatannya yang ramah lingkungan dan motifnya yang unik. Selain itu, saya juga merasa bangga bisa mendukung produk lokal yang berkualitas,” ungkapnya.

Melihat potensi besar ecoprint, Rumah BUMN Jawa Timur turut berperan aktif dalam mengembangkan UMKM ecoprint melalui pelatihan dan pendampingan.

CEO Muda Rumah BUMN Jawa Timur, Selma Lady Diana, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung UMKM ecoprint agar dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar.

“Kami memberikan pelatihan mengenai teknik pembuatan ecoprint yang lebih inovatif, strategi pemasaran online, serta akses permodalan dan jaringan bisnis,” jelasnya.

Selma menambahkan, Rumah BUMN Jawa Timur juga berupaya memfasilitasi UMKM ecoprint untuk mengikuti pameran dan event promosi di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami ingin produk ecoprint Jawa Timur semakin dikenal dan diminati oleh konsumen di seluruh dunia,” tegasnya.

Saat ini, produk ecoprint hasil karya pengrajin yang menjadi anggota AEPI Jawa Timur telah diekspor ke berbagai negara, seperti Jepang, Australia, dan negara-negara Eropa. Hal ini membuktikan bahwa kualitas dan desain ecoprint Jawa Timur mampu bersaing di pasar global. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

4 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

6 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

7 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

1 day ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.