Paula Andrea dan keluarganya. (Dok. Paula Andrea)
METROTODAY, SURABAYA – Siapa sangka langkah kecil mengikuti lomba fashion saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) bisa membawa Paula Andrea menjadi salah satu model profesional tanah air yang kini dikenal luas. Perempuan kelahiran 25 Januari 2001 itu mengawali perjalanan modeling-nya dari hal yang tak terduga.
Beberapa kali Paula didaftarkan oleh ibundanya untuk mengikuti lomba fashion saat masih kecil. ”Ternyata aku sempat tampil beberapa kali sebagai model anak-anak di media cetak nasional. Saat itu aku belum menyangka modeling bisa menjadi karier yang kujalani hingga sekarang,” ujar Paula mengenang awal kiprahnya di dunia model.
Lulus SMA pada usia 18 tahun, adiknya, Virgie, kembali mendorong Paula untuk mengikuti ajang Miss Culinary 2019. Meski awalnya tak tahu tentang ajang Miss Culinary, dukungan penuh dari sang adik dan keluarga membuat Paula menjalani audisi dengan penuh semangat.
Berbekal pengalaman yang minim, namun dengan dedikasi dan semangat tinggi, Paula berhasil melewati seluruh tahapan hingga akhirnya dinobatkan sebagai Miss Culinary 2019. ”Dari situ aku mulai mendapat banyak tawaran menjadi model produk kosmetik, fashion, makanan, dan lainnya. Aku pun mulai bisa menghasilkan uang sendiri,” jelasnya.
Saat pandemi melanda pada 2020, aktivitas modeling sempat terhenti. Namun, pada 2021, Paula mulai kembali menekuni dunia modeling secara profesional melalui MC Modelling by Edy Rizhaldy dibimbing oleh Kak Ghea Cinta.
”Saat itu aku hanya ingin menyalurkan hobi karena suka difoto. Tidak pernah terpikir akan serius jadi model,” kata Paula.
Semesta seolah mendukung kiprah Paula. Pada 2022, sang adik kembali menyemangati Paula untuk ikut ajang bergengsi Indonesia’s Next Top Model (INTM). Awalnya hanya iseng mendaftar. Tidak ada target. Paula hanya membawa semangat dan dukungan penuh dari keluarga.
Di luar dugaan, hasilnya mengejutkan. Paula lolos audisi, kemudian menjalani masa karantina ketat selama 3,5 bulan, dan akhirnya menjadi runner-up INTM Cycle 3 pada Maret 2023.
“Kompetisi INTM sangat berkesan bagiku. Di sana aku belajar menjadi pribadi yang kuat, percaya diri, dan berani bermimpi besar. Aku percaya bahwa jika kita punya niat tulus dan sungguh-sungguh, tidak ada yang mustahil,” tuturnya.
Karier Kian Bersinar
Setelah INTM, karier Paula semakin menanjak. Ia tampil dalam berbagai acara TV. Sebut saja Lapor Pak (Trans TV), host acara Tanah Air Beta, Jika Aku Menjadi (Trans TV), host Girls Squad bersama Berlian dan Marella (NET TV), dan pemeran figuran dalam film layar lebar Nike Ardila.
Paula juga menjadi bintang iklan untuk berbagai brand ternama. Misalnya, Erha, Lux, Somethinc, Prince Jewellery, Make Over Lipstick, Diricare, Sulwhasoo Korea, Raine Beauty, From This Island, Fealskin, Rose All Day, Yamaha Motor, True To Skin, Coach Bag, Bodiesco, Charles & Keith, Marina, L’Oreal Indonesia, dan banyak lainnya.
Tidak hanya itu, ia juga turut memeriahkan panggung fashion besar seperti Jakarta Fashion Week, JF3 Fashion Show, dan Indonesia Fashion Week.
Melangkah Pasti ke Depan
Kini, Paula Andrea aktif sebagai model profesional dan menjalankan pekerjaannya dengan penuh komitmen, khususnya di era digital yang banyak memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi karya dan eksistensi.
“Terima kasih kepada Tuhan atas anugerah-Nya, juga kepada keluarga terutama Mama Angela yang selalu mendukung dan mendorongku. Mama selalu bilang, terus berjuang, tetap semangat, dan jangan pernah lupa untuk selalu bersyukur,” kata Paula. (dite)
Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…
Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menertibkan enam bangunan liar (bangli) yang berdiri…
Suasana hangat penuh tawa memenuhi Pasar Burung Dolly, RW 12 Kelurahan Putat Jaya, Surabaya. Dalam…
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan PWI Jawa Timur Samiadji Makin Rahmat menyatakan bahwa…
This website uses cookies.