Categories: Woman Files

Parenting Tanpa Konflik: Cara Efektif Gabungkan Disiplin dan Kelembutan

METROTODAY, JAKARTA – Dalam dunia parenting, tidak sedikit orang tua yang bingung bagaimana menyeimbangkan ketegasan dan kelembutan saat mendampingi anak. Terlalu keras, anak bisa merasa tertekan.

Terlalu lembek, anak bisa tumbuh tanpa batasan yang sehat. Pola asuh yang dikenal sebagai Authoritative Parenting menawarkan jalan tengah: orang tua bersikap tegas namun tetap penuh kasih sayang.

Berikut tiga strategi kunci dalam menerapkan pendekatan ini berdasar Rendra Yoanda, Psikolog Klinis Anak dan Remaja sekaligus Vice Principal SD Sekolah Cikal Amri Setu.

1. Ajak Anak Berdiskusi, Sepakati Konsekuensi Bersama

Melibatkan anak dalam proses pengambilan keputusan adalah fondasi penting dalam pola asuh yang sehat. Ketika anak ikut serta dalam menyusun aturan dan konsekuensinya, mereka merasa memiliki tanggung jawab atas kesepakatan yang dibuat.

“Konsekuensi yang disepakati bersama berlaku untuk semua pihak, termasuk orang tua. Ini mengajarkan bahwa aturan bukanlah paksaan sepihak, tapi hasil dari kolaborasi,” jelas Rendra.

Dia menambahkan bahwa ketika orang tua juga konsisten menjalani konsekuensi, anak belajar tentang keadilan dan keteladanan. Hal ini menciptakan hubungan yang saling menghargai antara orang tua dan anak.

2. Bimbing Anak Mengelola Emosi dan Pengalaman Hidup

Dalam kehidupan anak, emosi negatif seperti kecewa atau frustrasi tidak bisa dihindari. Namun dengan diskusi terbuka, anak bisa belajar menerima dan mengelola emosi tersebut dengan sehat.

“Dengan berdiskusi tentang pengalaman sulit, orang tua menunjukkan empati, tanpa langsung menyelesaikan masalah untuk anak. Ini adalah bentuk kasih sayang yang mendorong kemandirian dan kedewasaan emosional,” terang Rendra.

Pendampingan seperti ini akan membantu anak membangun ketangguhan dalam menghadapi berbagai situasi dalam hidup.

3. Pahami Makna Sejati dari Ketegasan dan Kasih Sayang

Masih banyak orang tua yang menyamakan ketegasan dengan kekerasan, atau menganggap kasih sayang berarti menuruti semua keinginan anak. Padahal, keduanya bisa berjalan beriringan.

“Ketegasan sejati terlihat dari konsistensi terhadap aturan, bukan dari ancaman atau amarah. Sedangkan kasih sayang berarti memberi ruang untuk berdiskusi, dengan tetap menjaga batasan yang jelas,” tegas Rendra.

Dia menekankan, pola asuh efektif tercipta ketika orang tua bisa menjadi pendamping yang tegas dalam norma, namun lembut dalam komunikasi.

Pendekatan Authoritative Parenting mengajarkan bahwa menjadi orang tua yang efektif bukan tentang memilih antara menjadi keras atau lembut. Justru, gabungan dari keduanya—dalam bentuk komunikasi terbuka, penerapan aturan yang adil, dan empati—adalah kunci untuk membentuk anak yang tangguh, bertanggung jawab, dan penuh empati.(*)

Dwi Shintia Irianti

Recent Posts

Malam Tirakat HUT ke-81 RI, Bupati Subandi Berupaya Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, & Makmur

Peringatan HUT Kemerdekaan RI sangat monumental bagi seluruh rakyat Indonesia. Minggu malam (16/8/2026), digelar malam…

3 hours ago

HUT Ke-81 RI di Sidoarjo, Bupati Subandi Serahkan Remisi dan Apresiasi Inovasi Pelayanan Polresta

Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn memimpin upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan…

3 hours ago

Ratusan Pendaki Padati Pos Pendakian Sumber Lumpang, Kejar Upacara Bendera di Puncak Penanggungan

Fenomena pendaki yang ingin melakukan upacara 17 Agustus di puncak gunung semakin tinggi. Selain semangat…

11 hours ago

Pelaku Pelemparan Molotov ke Pos Polisi di Surabaya Diamankan, Penyidik Dalami Identitas dan Motif

Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap terduga pelaku pelemparan benda terbakar ke Pos Polisi Lalu…

11 hours ago

Pilu Gempa NTT: Ibu Peluk Bayinya Ditemukan Meninggal di Reruntuhan Rumah di Manggarai Timur

Duka mendalam menyelimuti warga Desa Liang Deruk, Kecamatan Lambaleda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara…

12 hours ago

Update Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, Pemprov NTT Tetapkan 14 Hari Tanggap Darurat

Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur…

12 hours ago

This website uses cookies.