Widi mengatakan, pihaknya siap untuk melakukan pengembangan aplikasi tersebut. Termasuk dengan penambahan fitur-fitur baru. Namun, saat ini dia masih fokus untuk ujian doktor (S3) Ilmu Kedokteran Universitas Airlangga.
”Pengembangan tentu dipikirkan dan kami diminta juga untuk mematenkan,” kata Widi. Dia berharap, aplikasi itu tidak hanya untuk olahraga sepatu roda, tetapi juga bisa digunakan untuk cabang olahraga yang lain. (red/MT)
Timnas Portugal harus puas berbagi angka setelahb ditahan imbang Republik Demokratik Kongo (DR Kongo) dengan…
Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak fenomena menarik, tetapi yang paling menyita perhatian adalah persaingan Lionel…
Insiden tawuran yang diduga melibatkan oknum anggota perguruan silat terjadi di kawasan Jalan Kalijudan, Kecamatan…
Seorang pengendara sepeda motor Yamaha X-Ride bernama Danang P, 39 tahun, warga Jalan Gadukan Utara,…
Timnas Austria sukses mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-1 atas debutan Yordania…
Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Coach Bernardo Tavares, memberikan penjelasan mendalam terkait kedatangan lima penggawa anyar…
This website uses cookies.