Widi mengatakan, pihaknya siap untuk melakukan pengembangan aplikasi tersebut. Termasuk dengan penambahan fitur-fitur baru. Namun, saat ini dia masih fokus untuk ujian doktor (S3) Ilmu Kedokteran Universitas Airlangga.
”Pengembangan tentu dipikirkan dan kami diminta juga untuk mematenkan,” kata Widi. Dia berharap, aplikasi itu tidak hanya untuk olahraga sepatu roda, tetapi juga bisa digunakan untuk cabang olahraga yang lain. (red/MT)
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Taman…
Tim MetroToday dan Pengurus Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sidoarjo sepakat berkolaborasi. Pelatihan menulis akan digelar…
Persebaya Surabaya kembali menunjukkan performa apiknya pada lanjutan kompetisi Super League musim 2025/2026. Bermain di…
Sebanyak 13.657 jemaah haji dengan 36 kloter asal Embarkasi Surabaya atau 31 persen dari total…
Menjelang pertemuan dengan PSBS Biak pada lanjutan BRI Super League, skuad Persebaya Surabaya menggelar latihan…
PSBS Biak siap memberikan perlawanan sengit saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada lanjutan pekan…
This website uses cookies.