Ribuan pesilat menggelar aksi damai menuntut penindakan pelaku penganiayaan anggotanya oleh kelompok penagih utang atau debt collector (DC) , membubarkan diri secara tertib setelah diterima dan berdialog langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan, Jumat (31/7).
Massa yang mengenakan pakaian serba hitam dan membawa bendera organisasi berkumpul di depan Mapolrestabes Surabaya sebelum kemudian bergerak memadati ruas Jalan Teuku Umar, Surabaya.
Kapolres juga menemui kedua kalinya massa di tempat yang berbeda. Dalam pertemuannya dengan perwakilan massa, Luthfie memastikan penanganan kasus penganiayaan terus berjalan dan pihaknya masih memburu satu orang pelaku yang belum tertangkap.
Gedung Serbaguna STIESIA Surabaya bergemuruh dengan semangat para pendekar muda dari seluruh penjuru negeri. Sebanyak 1.500 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia menunjukkan keahlian terbaik mereka dalam ajang Walikota Cup