METROTODAY, SURABAYA – Duka menyelimuti Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Kamis (15/10/2026). Segenap sivitas akademika berduka atas berpulangnya mantan Dekan FH Unair periode 2016–2020, Prof. Dr. Drs. Abd Shomad, SH., MH. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar almamater.
Dalam penghormatan terakhir, Wakil Rektor Bidang Ekosistem Entrepreneurial dan Pengembangan Bisnis Unair, Prof. Dr. Koko Srimulyo, Drs., M.Si., menyampaikan pesan yang menyentuh hati.
“Bukan seberapa lama kita hidup, melainkan seberapa besar jejak kebaikan yang bisa ditinggalkan untuk almamater dan bangsa,” tuturnya dengan nada bergetar.
Beliau bersaksi bahwa almarhum adalah sosok pemimpin yang menjadi peneduh, selalu merangkul mahasiswa dengan kasih dan ketulusan.
Wakil Dekan II FH Unair, Dr. Mohammad Syaiful Aris, SH., MH., LLM., yang memimpin sesi mengheningkan cipta, mengajak seluruh hadirin mendoakan kebaikan untuk almarhum.
Sementara itu, Israfiyla Dhovieriansyah Shofianovic mewakili keluarga memohonkan keikhlasan dan keikhlasan memaafkan segala kekhilafan almarhum.
Rekan sejawat, Dr. Fiska Silvia Raden Roro, SH., MM., LLM., mengenang dedikasi luar biasa almarhum. Ia menuturkan tiga Minggu sebelum jatuh koma Prof. Somad masih memikirkan nasib mahasiswa
“Bahkan tiga minggu sebelum jatuh koma, beliau masih memikirkan nasib mahasiswa dan memaksakan diri mengajar secara daring,” ungkapnya.
Prof. Shomad lahir di Bangkalan, 20 Mei 1967. Seluruh jenjang pendidikannya ditempuh di Universitas Airlangga. Pada 1 Juni 2013, beliau dikukuhkan sebagai Guru Besar ke-408 Unair dengan orasi ilmiah bertajuk Merintis Jalan Islami dalam Hukum Bisnis.
Almarhum berpulang meninggalkan istri tercinta, Endang Fitriyawati, S.Ag., serta dua anak yang siap meneruskan perjuangannya. (ahm)


