METROTODAY, SURABAYA – Insiden naas menimpa dua pekerja gudang di kawasan Ngagel, Surabaya, Selasa (13/10).
Tumpukan besi berat yang tiba-tiba jatuh menjepit kedua pekerja tersebut. Keduanya berhasil dievakuasi dan kini mendapatkan perawatan medis di RSUD Dr. Soetomo.
Kadis BPBD Surabaya, Irvan Widyanto, menjelaskan bahwa proses pembebasan korban dari tumpukan besi memerlukan peralatan khusus mengingat beratnya material yang menimpa mereka.
“Tumpukan besi dipindahkan dengan menggunakan Hoist Crane dari DPKP agar memudahkan proses evakuasi,” tutur Irvan.
Dari informasi yang dihimpun kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, kedua pekerja berinisial UA, 27, warga Tanggulangin Sidoarjo dan S, 38, warga Sampang berdiri di depan tembok ketika tumpukan besi dari belakang mereka tiba-tiba jatuh.
Korban pertama sempat dievakuasi warga menggunakan ambulans, sedangkan korban kedua memerlukan penanganan petugas BPBD dan tim rescue dari DPKP.
“Ada dua korban luka kerja. Satu jari kakinya patah, satunya hanya luka-luka. Saat ini penyebab masih dalam proses penyelidikan, nanti kami akan periksa semua saksi,” ungkapnya.
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, AKP Jodi Satya, menegaskan pihaknya masih mendalami kejadian tersebut, terutama terkait prosedur keselamatan kerja di lokasi.
“Saat ini kami masih melakukan pendalaman. Intinya yang kami dalami adalah apakah pelaksanaan pekerjaan sudah sesuai dengan SOP atau tidak,” kata Jodi.
Hingga saat ini, kedua korban dilaporkan dalam kondisi selamat dan masih dalam penanganan tim dokter di RSUD dr. Soetomo. (ahm)


