Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan utama. Di antaranya meminta BI bertanggung jawab atas pelemahan nilai tukar rupiah, mendesak DPR RI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BI, mendorong reformasi kelembagaan, memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter, hingga meminta Presiden Prabowo Subianto mencopot Gubernur BI beserta jajarannya.
Salah satu tuntutan yang paling menarik perhatian adalah permintaan agar Kepala Perwakilan BI Jawa Timur melakukan sumpah mubahalah sebagai bukti tidak ada penyimpangan dalam menjalankan tugasnya.
Akhirnya, tiga orang perwakilan BI menemui massa dan membacakan sumpah mubahalah di hadapan demonstran.
Namun situasi kembali menegang ketika salah satu perwakilan BI justru meminta mahasiswa melakukan sumpah serupa.
Permintaan tersebut ditolak tegas oleh peserta aksi yang kembali mendesak agar Gubernur BI hadir secara langsung.
Mahasiswa juga mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak mendapatkan tanggapan yang memuaskan. (ahm)
Page: 1 2
Timnas Kanada gagal meraih kemenangan pada pertandingan pembuka Grup B Piala Dunia 2026. Kanada ditahan…
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menjadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen menjaga…
PDinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) kembali menggelar pemeriksaan sekaligus pelayanan tera…
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)…
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa peningkatan layanan dan penertiban…
Kondisi perekonomian nasional yang menjadi sorotan publik, termasuk sejumlah kebijakan yang dinilai kurang berpihak pada…
This website uses cookies.