Categories: Surabaya

Sampah Berceceran di Jalan Sebabkan Bau, DLH Surabaya Sidak Armada Truk Pengangkut

Berdasarkan pengecekan yang berlangsung pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut, ditemukan sejumlah armada yang memiliki volume air lindi cukup banyak.

Meski demikian, kondisi bak penampungan dinilai masih aman dan tidak bocor. Petugas pun langsung membuang cairan tersebut di lokasi dan segera membersihkannya.

“Kita cek ternyata ada (armada) yang banyak isinya (lindi). Jadi kita keluarkan sekalian, kita tap di situ lalu kita semprot. Memang banyak lindi-nya, tapi yang penting penampungannya enggak bocor,” jelasnya.

Wasis menegaskan pola pengawasan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala di berbagai jalur distribusi, baik yang melintasi wilayah utara, selatan, maupun jalan tol.

Salah satu titik yang kerap menjadi sasaran pengawasan adalah kawasan Jalan Jawar, yang menjadi akses utama menuju TPA.

“Kita lakukan berkala. Mungkin kemarin yang jalur selatan, kapan waktu nanti kita ingin yang jalur utara. Kan ada yang lewat utara, selatan dan Jalan Tol. Paling enak di Jalan Jawar, akses mau ke TPA itu kan semuanya pasti kumpul (lewat) sana,” paparnya.

Saat ini, DLH Surabaya mengoperasikan total 104 unit armada yang terdiri dari jenis compactor dan arm roll. Armada ini bertugas melayani pengangkutan sampah dari 195 Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang tersebar di seluruh penjuru kota.

“Total armada kita ada 104, terdiri dari truk compactor sama arm roll. Sedangkan TPS kita jumlahnya 195,” tuturnya.

Terkait upaya penyempurnaan sistem pengelolaan sampah, DLH Surabaya kini tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) baru khusus pengelolaan air lindi. Salah satu rencana yang sedang dikaji adalah mewajibkan pembuangan cairan lindi langsung di TPS sebelum truk berangkat menuju TPA.

Namun, penerapan mekanisme ini masih terkendala fasilitas pendukung. Sebagian besar TPS belum dilengkapi alat pembersih bertekanan tinggi atau karcher yang dibutuhkan untuk membilas area pembuangan agar tetap higienis.

Menjawab tantangan tersebut, DLH Surabaya menargetkan pengadaan alat pembersih tersebut rampung pada bulan Juni ini.

“Itu yang memang lagi kita susun, SOP-nya yang baik gimana. Ini kan kita lagi pengadaan karcher. Rencana pengadaan karcher bulan ini, jumlahnya sesuai TPS. Jadi setiap TPS nanti akan dilengkapi satu karcher,” pungkasnya. (ahm)

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Mengenal Bung Karno Lebih Dekat di Alun-Alun Balai Pemuda Surabya, Dari Masa Muda Hingga Menjadi Pemimpin Bangsa

Banyak orang mengenal Ir. Soekarno sebagai Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Namun, tidak…

1 day ago

Sepekan, 9.478 Jemaah Haji Sudah Tiba di Surabaya, 6 Masih Dirawat di Tanah Suci

Hingga Minggu (7/6) malam sebanyak 9.478 jemaah dan petugas hingga Kloter 25. Sebanyak 55 jemaah…

1 day ago

Minyakita Langka Sejak 2 Bulan Terakhir, Harga Melonjak, Warga Surabaya Beralih ke Minyak Curah

Ketersediaan minyak goreng bersubsidi program pemerintah, Minyakita, kini sulit ditemui di pasar-pasar tradisional di Kota…

2 days ago

Sasar Usia 18–40 Tahun, Ribbon of Hope 2026 Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara di Surabaya

Masih rendahnya tingkat deteksi dini kanker payudara di masyarakat serta anggapan bahwa membicarakan kesehatan payudara…

2 days ago

Pemkot Surabaya Target Kurangi 40 Persen Sampah di Sungai, Rencana Bangun Pengolahan di Sumberrejo

Pemkot) Surabaya resmi ditunjuk sebagai lokasi peluncuran perdana program Partnership for Preventing Riverine Plastic Pollution,…

2 days ago

Persebaya Ajak Bonek Ubah Cara Berkreasi dari Spanduk ke Videotron Jelang Ultah ke-99

Menjelang peringatan ulang tahun ke-99 yang akan jatuh, Kamis (18/6) mendatang, Persebaya Surabaya menghadirkan cara…

2 days ago

This website uses cookies.