IMG-20260523-WA0022
METROTODAY, SURABAYA – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pengawasan terhadap hewan kurban di Kota Surabaya semakin diperketat.
Hal ini menyusul ditemukannya satu ekor hewan kurban yang terindikasi mengidap penyakit skabies di salah satu lapak penjualan hewan.
Pengawasan hewan kurban telah dimulai sejak 18 Mei 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 26 Mei mendatang.
Hingga hari ketiga pelaksanaan, tim gabungan telah memeriksa sebanyak 61 lapak penjualan yang tersebar di 31 kecamatan se-Kota Surabaya.
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya, Armuji langsung meminta jajaran terkait untuk lebih selektif dan teliti dalam memeriksa setiap hewan yang masuk dan diperjualbelikan di wilayah Kota Pahlawan.
Cak Ji sapaan akrabnya menegaskan, kesehatan dan keamanan masyarakat yang akan mengonsumsi daging kurban adalah prioritas utama.
Ia mengingatkan bahaya yang bisa ditimbulkan jika pengawasan dilakukan secara longgar atau tidak ketat.
Oleh karena itu, seluruh hewan, baik yang masuk dari luar daerah maupun yang dijajakan di pinggir jalan, wajib melalui tahap pemeriksaan kesehatan.
Page: 1 2
Lantunan lembut dawai harpa mengalun memenuhi sudut Four Points by Sheraton Surabaya, Tunjungan Plaza, selama…
Perjalanan Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia resmi berakhir. Turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan…
abar duka menyelimuti keluarga besar Persebaya Surabaya dan komunitas Bonek. Tokoh suporter legendaris Persebaya, Andie…
Kisah “Fairy Tale” Singa Atlas -julukan Maroko- di tanah Amerika Utara mendadak buyar dan berubah…
Program Satu Keluarga Satu Sarjana sebagai solusi memperluas akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga…
Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi paling penting bagi masa…
This website uses cookies.