Menyikapi kondisi keuangan daerah, politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa langkah utama yang akan ditempuh adalah memperkuat sumber pendapatan dengan memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki daerah.
Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan aset-aset pemerintah yang selama ini belum berfungsi secara maksimal.
“Kami akan terus berusaha menggali berbagai potensi yang ada. Salah satunya adalah mengoptimalkan lahan-lahan milik pemerintah kota yang selama ini tidak digunakan. Pemanfaatannya nanti akan diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat,” tegasnya, Rabu (6/5).
Ia menambahkan, pengelolaan aset tersebut juga akan diatur sedemikian rupa agar memberikan manfaat yang luas.
Pemerintah daerah akan menerapkan sistem sewa dengan aturan prioritas, sehingga pelaku usaha kecil dan menengah mendapatkan kesempatan serta kemudahan untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Nantinya akan diterapkan sistem sewa dengan skema prioritas. Tujuannya agar para pelaku ekonomi kecil dapat memperoleh tempat dan sarana untuk mengembangkan usahanya. Langkah ini diharapkan dapat membangkitkan semangat berusaha masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Fardhan Aruna Syafzani Wibowo, 13 tahun, jemaah haji termuda dari Bali, tiba di Asrama Haji…
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menerima kunjungan pengawasan dari tim Ombudsman Jawa Timur terkait pelaksanaan…
S, 50 tahun, warga Kalianak Timur Gang Rachmat, Surabaya. Ia menjadi korban pencurian kendaraan bermotor…
Pemkab Sidoarjo mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui program betonisasi sejumlah ruas strategis pada 2026. Langkah…
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai menyalurkan bantuan pangan dari pemerintah pusat kepada masyarakat penerima manfaat di…
Lembaga pemeringkatan pendidikan tinggi internasional, Quacquarelli Symonds (QS), resmi merilis hasil terbaru QS World University…
This website uses cookies.