Menyikapi kondisi keuangan daerah, politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa langkah utama yang akan ditempuh adalah memperkuat sumber pendapatan dengan memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki daerah.
Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan aset-aset pemerintah yang selama ini belum berfungsi secara maksimal.
“Kami akan terus berusaha menggali berbagai potensi yang ada. Salah satunya adalah mengoptimalkan lahan-lahan milik pemerintah kota yang selama ini tidak digunakan. Pemanfaatannya nanti akan diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat,” tegasnya, Rabu (6/5).
Ia menambahkan, pengelolaan aset tersebut juga akan diatur sedemikian rupa agar memberikan manfaat yang luas.
Pemerintah daerah akan menerapkan sistem sewa dengan aturan prioritas, sehingga pelaku usaha kecil dan menengah mendapatkan kesempatan serta kemudahan untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Nantinya akan diterapkan sistem sewa dengan skema prioritas. Tujuannya agar para pelaku ekonomi kecil dapat memperoleh tempat dan sarana untuk mengembangkan usahanya. Langkah ini diharapkan dapat membangkitkan semangat berusaha masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menertibkan enam bangunan liar (bangli) yang berdiri…
Suasana hangat penuh tawa memenuhi Pasar Burung Dolly, RW 12 Kelurahan Putat Jaya, Surabaya. Dalam…
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan PWI Jawa Timur Samiadji Makin Rahmat menyatakan bahwa…
Ketua DPRD Jatim M. Musyafak Rouf mengajak seluruh masyarakat untuk bersikap dewasa atas isu-isu yang…
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, tantangan menjaga persatuan bangsa kini tidak hanya terjadi…
This website uses cookies.