Categories: Surabaya

KAI Jelaskan Penyebab Lokomotif Berasap dan Keluar Api di Jalan Ahmad Yani Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video di media sosial yang menampilkan lokomotif mengeluarkan percikan api saat melintas di kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Pihak KAI memastikan bahwa fenomena tersebut merupakan kondisi teknis yang wajar dan sama sekali tidak membahayakan keselamatan perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan hal yang umum terjadi pada mesin lokomotif diesel.

“Percikan api yang terlihat pada video tersebut terjadi akibat proses pembakaran bahan bakar diesel yang tidak sempurna di dalam mesin lokomotif. Kondisi ini dapat dipicu oleh peningkatan tenaga atau notch yang tidak dilakukan secara bertahap,” jelas Mahendro.

Lebih detail, ia memaparkan bahwa pada lokomotif jenis CC 201/203, terdapat pengaturan tingkat tenaga atau notch mulai dari level 1 hingga 8.

Apabila peningkatan daya dilakukan secara tiba-tiba, maka berpotensi memunculkan percikan api sesaat dari cerobong asap.

Meski demikian, Mahendro menegaskan bahwa fenomena tersebut bersifat sementara dan tidak berdampak buruk terhadap operasional maupun keselamatan penumpang.

“Kami memastikan bahwa seluruh perjalanan kereta api tetap berjalan dengan aman. Awak sarana, khususnya masinis, telah dibekali kompetensi dan menjalankan operasional sesuai standar yang berlaku,” tegasnya.

Untuk meminimalisir kejadian serupa, KAI Daop 8 Surabaya secara rutin melakukan perawatan berkala pada seluruh armada serta meningkatkan pengawasan operasional agar pembakaran berjalan optimal.

Selain itu, kompetensi masinis juga terus diperkuat, khususnya dalam teknik pengaturan notch yang tepat dan bertahap.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap apa yang terlihat dalam video tersebut.

“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selalu menjadi prioritas utama. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan andal, serta memberikan edukasi agar informasi yang diterima masyarakat utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Pemkot Surabaya Serahkan Penjara Koblen ke Polrestabes Usai Direnovasi, Siap untuk Hunian Personel

Asrama Koblen resmi diserahkan Pemkot Surabaya kepada Polrestabes. Penyerahan hibah ini ditandai dengan penandatanganan prasasti…

5 hours ago

Pemkot Surabaya Tegakkan UU Tunas: Anak-Anak Wajib Tanpa Handphone Pukul 18.00-20.00

Gerakan Anak Surabaya tanpa gawai atau handphone pada pukul 18.00-20.00 WIB sebagai upaya memperkuat perlindungan…

12 hours ago

Aset Mangkrak Jadi TPS Liar, DPRD Semprot Pemkab: Jangan Tutup Mata!

Lahan eks Tanah Kas Desa (TKD) di Kelurahan Bebekan, Kecamatan Taman, berubah fungsi jadi “bom…

13 hours ago

Empat Pelaku Vandalisme di Viaduk Gubeng Surabaya Jalani Sanksi Sosial di Liponsos Keputih

Empat pemuda yang terjaring dalam aksi vandalisme di kawasan Viaduk Gubeng kini menjalani sanksi sosial…

17 hours ago

Menteri PPN Dukung Penuh Hilirisasi Riset ITS: Jangan Berhenti di Atas Kertas

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas RI, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, MS, membuka langsung…

17 hours ago

Ribuan NIK Terblokir, Layanan Kesehatan hingga Perizinan Terhenti, Warga Surabaya Diminta Segera Validasi Data DTSEN

Pemkot Surabaya mulai menindaklanjuti hasil validasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2025 dengan melakukan…

20 hours ago

This website uses cookies.