Categories: Surabaya

Ratusan Kadet AL Dunia dari 26 Negara Ikuti ASEAN Plus Cadet Sail di Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Kota Surabaya kembali menjadi tuan rumah kegiatan dunia maritim internasional dengan digelarnya ASEAN Plus Cadet Sail 2026. Sebanyak 26 negara dari kawasan ASEAN hingga Eropa turut berpartisipasi dalam pelayaran internasional yang menjadi momentum strategis untuk memperkuat diplomasi maritim Indonesia.

Ratusan kadet angkatan laut dari berbagai negara telah tiba di Surabaya untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Acara ini tidak hanya berfokus pada pelatihan kemaritiman, tetapi juga membangun jejaring global dan persahabatan antar calon pemimpin angkatan laut masa depan.

Seluruh negara ASEAN mengikuti kegiatan ini, ditambah sejumlah negara besar dunia seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Prancis, Italia, dan Belanda. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya kepercayaan internasional terhadap peran Indonesia dalam menjaga stabilitas maritim kawasan.

Selama 23 hari pelayaran, para kadet akan berlayar menggunakan KRI Bima Suci dengan rute dari Surabaya menuju Jakarta, Belawan, dan berakhir di Kolombo, Sri Lanka. Selain latihan pelayaran, peserta juga akan berinteraksi langsung dengan budaya dan tradisi Indonesia.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal), Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi diplomasi maritim Indonesia yang berkelanjutan.

“Event ASEAN Plus Cadet Sail 2026 ini merupakan program berkelanjutan yang diinisiasi oleh Kepala Staf Angkatan Laut. Ini adalah momentum strategis sebagai bentuk diplomasi Angkatan Laut,” ujar Yayan Sofiyan, Rabu (25/3).

Menurutnya, posisi geografis Indonesia yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Samudra Hindia menjadikan negara ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat kerja sama internasional.

“Indonesia memiliki posisi geografis yang sangat penting, yaitu menghubungkan Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Posisi ini membuat misi diplomatik Angkatan Laut menjadi sangat penting untuk memperkuat daya tawar Indonesia di tingkat regional maupun global,” jelasnya.

Yayan juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun hubungan internasional, mengingat para kadet diproyeksikan akan menjadi pemimpin militer di negara masing-masing di masa depan.

“Tidak menutup kemungkinan dalam 20 hingga 25 tahun ke depan, mereka akan menjadi pemimpin angkatan laut atau bahkan panglima di negaranya. Ketika mereka memiliki kenangan kebersamaan selama pelayaran, maka kerja sama antar negara akan semakin kuat,” tuturnya.

Selain pelatihan maritim, acara ini juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia, termasuk tradisi kemaritiman Indonesia melalui berbagai kegiatan budaya selama pelayaran.

Melalui ASEAN Plus Cadet Sail 2026, Indonesia tidak hanya menunjukkan kemampuan sebagai negara maritim besar, tetapi juga menegaskan peran strategisnya sebagai jembatan diplomasi dan kerja sama internasional di kawasan Asia Pasifik dan dunia. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Duka di Tengah Misi Juara, Didier Deschamps Tinggalkan Kamp Prancis Jelang Duel Kontra Norwegia

Timnas Prancis harus menghadapi laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026 melawan Norwegia tanpa kehadiran…

1 hour ago

Keliling Kota Piala Dunia 2026 #6: Los Angeles, Menjajal Taco Jalanan hingga Bermain di Tengah Gemerlap Hollywood

Ketika Piala Dunia 2026 berlangsung di Amerika Serikat, Los Angeles dipastikan menjadi salah satu kota…

1 hour ago

Tunisia Kena Rujak Total Football, De Oranje Mode Penjajah Kolonial

Belanda memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai Juara Grup F…

2 hours ago

Samurai Biru Nyaris Raup Tiga Poin di Laga Terakhir, Elanga Datang Minta Bagi Angka

Jepang harus puas berbagi angka1-1 dengan Swedia pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026…

3 hours ago

Bukan Gervinho, Bukan Drogba! Curacao Dibuat Pepe Mati Gaya

Timnas Pantai Gading akhirnya memecahkan kutukan panjang mereka di panggung Piala Dunia. Les Elephants (julukan…

3 hours ago

Perluas Perlindungan Pekerja, DPRD Surabaya Godok Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Optimalisasi…

6 hours ago

This website uses cookies.