Categories: Surabaya

Psikolog: Selain Spiritual, Puasa Ramadan Juga Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis

METROTODAY, SURABAYA – Puasa Ramadan tidak hanya memiliki dimensi spiritual mendalam sebagai bentuk pengabdian kepada Sang Pencipta, tetapi juga menyimpan manfaat luar biasa bagi penguatan kesehatan mental manusia.

Dalam ranah psikologi, praktik menahan lapar dan dahaga ini merupakan momentum penguatan regulasi emosi, kontrol diri, serta ketahanan mental.

Hal tersebut dipaparkan oleh Dekan Fakultas Psikologi (Fpsi) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dr. Diana Rahmasari, S.Psi., M.Si., Psikolog, puasa dapat dipahami sebagai latihan self-regulation atau regulasi diri yang komprehensif.

“Melalui ibadah ini, seseorang belajar secara sadar untuk menunda dorongan, mengelola impuls, serta mengarahkan perilaku sesuai dengan nilai dan tujuan luhur yang diyakini,” Sabtu (7/3).

Menurutnya, kemampuan mengendalikan lapar dan emosi ini berkaitan erat dengan fungsi eksekutif otak yang melatih otot kontrol diri agar semakin kuat dan stabil.

Kematangan kontrol diri tersebut juga beririsan langsung dengan kemampuan emotional regulation, yakni kecakapan dalam mengelola perasaan agar tetap adaptif meski berada di bawah tekanan.

Puasa menjadi ruang latihan yang sangat baik untuk meningkatkan distress tolerance, yaitu kemampuan bertahan dalam situasi tidak nyaman tanpa bereaksi secara berlebihan.

“Di tengah rutinitas harian yang penuh distraksi, Ramadan mendorong munculnya mindfulness atau kesadaran penuh yang memungkinkan individu merespons stres secara lebih proporsional melalui refleksi diri,” jelasnya m

Secara lebih luas, Ramadan juga meningkatkan kesejahteraan psikologis melalui penguatan relasi sosial. Kegiatan berbagi dan ibadah bersama yang intens selama bulan suci ini memperkokoh sense of belonging atau rasa keterhubungan sosial, yang berperan vital sebagai penekan tingkat stres.

Menariknya, manfaat ini juga didukung oleh bukti ilmiah dari perspektif neuroscience. Fakultas Psikologi Unesa secara aktif mengedukasi masyarakat mengenai bagaimana puasa memicu neuroplastisitas, kemampuan otak membentuk koneksi baru, serta neurogenesis.

Proses ini memperkuat sinapsis antarsel saraf yang berdampak pada peningkatan konsentrasi dan ketangguhan otak dalam beradaptasi terhadap tekanan, yang dikenal dengan istilah neurokompensasi.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat, Fakultas Psikologi Unesa juga menyosialisasikan layanan Day Care yang dirancang berbasis keilmuan psikologi perkembangan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara profesional.

“Puasa dipahami sebagai sarana penguatan mental yang luar biasa jika dijalankan secara proporsional. Meski demikian, bagi individu dengan kondisi psikologis tertentu, konsultasi profesional tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mental yang optimal,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Sidoarjo Jadi Kabupaten STBM 5 Pilar, Bukti Budaya Hidup Bersih di Masyarakat

Upaya panjang Pemkab Sidoarjo membangun budaya hidup bersih dan sehat akhirnya membuahkan hasil. Resmi menyandang…

20 hours ago

Harkopnas ke-79, Momentum Serukan Kebangkitan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) sukses menyelenggarakan acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat…

22 hours ago

Isu HIV di Kalangan Pelajar Merupakan Akumulasi Kasus, Dinkes Sidoarjo: Edukasi dan Pendampingan Harus Jadi Prioritas

Isu yang menyebut ratusan pelajar di Kabupaten Sidoarjo terjangkit HIV sempat memicu keresahan masyarakat. Bahkan…

1 day ago

70 Persen Wabah Baru dari Hewan, Surabaya Perkuat Pencegahan Zoonosis Termasuk Leptospirosis dan Rabies

Sekitar 70 persen penyakit menular baru yang berpotensi wabah berasal dari hewan. Menjawab ancaman itu,…

1 day ago

Mentan Amran Janji Bayar Rp 100 Miliar Jika Benih Jagung ITS Hasilkan 10 Ton per Hektare

Kementerian Pertanian RI memberikan dukungan nyata hilirisasi riset perguruan tinggi dengan membeli sejumlah alat pertanian…

1 day ago

Muatan Berat dan Jalan Miring, Tossa Tercebur ke Sungai di Kenjeran Surabaya, Pengemudi Selamat

Sebuah kendaraan roda tiga atau tossa bernomor polisi L 3539 EX yang mengangkut material bangunan…

2 days ago

This website uses cookies.