17 February 2026, 5:27 AM WIB

Harga Daging Ayam Potong di Surabaya Meroket Jelang Ramadan, Penjualan Turun

METROTODAY, SURABAYA – Mendekati bulan suci Ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Surabaya terus merangkak naik. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan signifikan adalah daging ayam potong, khususnya di Pasar Dukuh Kupang.

Sejak sepekan terakhir, aktivitas jual beli di lapak daging ayam di pasar tersebut terkesan lesu. Hal ini disebabkan oleh harga daging ayam potong yang terus melejit. Jika sebelumnya harga normal berada di kisaran Rp 38 ribu rupiah per kilogram, kini telah mencapai Rp 42 ribu per kilogram.

Kenakan harga ini diprediksi akan terus terjadi hingga memasuki bulan Ramadan mendatang. Bahkan para pedagang khawatir harga akan melampaui lima puluh ribu rupiah per kilogram.

“Kita juga khawatir kalau harga terus naik seperti ini, terutama menjelang Ramadan nanti. Banyak pelanggan yang mundur karena harganya terlalu mahal,” ujar Pudji Rahayu, salah satu pedagang ayam di Pasar Dukuh Kupang, Senin (16/2).

Pedagang dan masyarakat berharap pemerintah segera melakukan upaya stabilisasi harga agar daya beli masyarakat kembali normal.

Dampak dari kenaikan harga sangat dirasakan oleh para pedagang. Banyak pembeli yang biasanya membeli satu kilogram kini hanya membeli setengah kilogram saja. “Jumlah ayam yang terjual pun menurun drastis, dari yang biasanya mencapai 72 kilogram per hari menjadi sekitar 60 kilogram saja saat kondisi sepi,” pungkasnya. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Mendekati bulan suci Ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Surabaya terus merangkak naik. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan signifikan adalah daging ayam potong, khususnya di Pasar Dukuh Kupang.

Sejak sepekan terakhir, aktivitas jual beli di lapak daging ayam di pasar tersebut terkesan lesu. Hal ini disebabkan oleh harga daging ayam potong yang terus melejit. Jika sebelumnya harga normal berada di kisaran Rp 38 ribu rupiah per kilogram, kini telah mencapai Rp 42 ribu per kilogram.

Kenakan harga ini diprediksi akan terus terjadi hingga memasuki bulan Ramadan mendatang. Bahkan para pedagang khawatir harga akan melampaui lima puluh ribu rupiah per kilogram.

“Kita juga khawatir kalau harga terus naik seperti ini, terutama menjelang Ramadan nanti. Banyak pelanggan yang mundur karena harganya terlalu mahal,” ujar Pudji Rahayu, salah satu pedagang ayam di Pasar Dukuh Kupang, Senin (16/2).

Pedagang dan masyarakat berharap pemerintah segera melakukan upaya stabilisasi harga agar daya beli masyarakat kembali normal.

Dampak dari kenaikan harga sangat dirasakan oleh para pedagang. Banyak pembeli yang biasanya membeli satu kilogram kini hanya membeli setengah kilogram saja. “Jumlah ayam yang terjual pun menurun drastis, dari yang biasanya mencapai 72 kilogram per hari menjadi sekitar 60 kilogram saja saat kondisi sepi,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait