Categories: Surabaya

Jusuf Kalla Ajak Tingkatkan Mutu Pendidikan saat Sidang Paripurna MSA PTN-BH 2026 di Unair Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) menjadi tuan rumah Sidang Paripurna Majelis Senat Akademik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MSA PTN-BH) yang berlangsung selama tiga hari mulai Kamis hingga Sabtu (5-7) di Gedung Airlangga Convention Center Kampus MERR-C Unair, Surabaya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 195 pimpinan dan anggota senat akademik dari 24 PTN-BH seluruh Indonesia.

Dalam acara tersebut, hadir juga Wakil Presiden periode 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla (JK). Ia menyampaikan pentingnya diskusi keilmuan sekaligus upaya peningkatan mutu pendidikan dan kemajuan negara.

“Kita berkumpul dengan para profesor guru besar, jadi harus bicara dalam rangka keilmuan tapi sekaligus bagaimana meningkatkan mutu pendidikan dan meningkatkan negara,” katanya, Jumat (6/2).

Ia menambahkan tentang tantangan pengelolaan perguruan tinggi di tengah situasi ekonomi yang berdampak luas. Menurutnya, pengelolaan perguruan tinggi harus dilakukan dengan baik mengingat kondisi ekonomi yang meluas ke berbagai sektor, sehingga diperlukan solusi yang tepat.

“Kalau minta pemerintah sulit karena pemerintah memberikan prioritas yang berbeda, tapi di samping itu, mandiri lebih baik dengan dukungan inovasi dan juga bagaimana alumninya mendukungnya,” jelasnya.

Sidang Paripurna MSA diselenggarakan sebanyak empat kali setiap tahun, dan yang berlangsung di Unair merupakan sidang perdana tahun 2026 dengan tema Harmonisasi Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dengan Situasi Pendidikan Tinggi Terkini.

Ketua MSA PTN-BH, Prof Dr Syafrizal Sy menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan acara ini. “Tahun ini kita awali dengan sesuatu yang luar biasa. Dihadiri pembicara-pembicara yang tepat, yang harapannya bisa memberikan luaran dan dampak yang lebih besar dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sidang ini menjadi ajang untuk menguatkan sinergi antar PTN-BH. “Kami sebagai PTN-BH akan selalu berdiskusi untuk mewujudkan sinergi antar PTN-BH se-Indonesia. Sehingga bisa memberi masukan, langkah strategis apa yang bisa kita berikan,” katanya.

Hasil sidang diharapkan dapat berkontribusi dalam penyusunan undang-undang serta kebijakan strategis agar sistem pendidikan nasional tetap relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman. “Insyaallah dengan kerja keras dan pemikiran yang kita tuangkan hari ini, kita bisa memberikan kontribusi terhadap rancangan undang-undang sistem pendidikan yang sedang digodok,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (16): Oleh-Oleh yang Tak Selalu Terlihat

DI setiap perjalanan, selalu ada dua jenis oleh-oleh: yang terlihat dan yang terasa. Yang terlihat…

2 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Haul Tambaksumur yang Meriah (7-Habis)

Setiap tahun, masyarakat Desa Tambaksumur selalu menggelar dua peringatan haul. Yang pertama adalah haul Mbah…

2 hours ago

Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Berangkat 22 April, Arab Saudi Jamin Keamanan Jemaah Indonesia

Pemerintah Arab Saudi menjamin jemaah haji Indonesia dapat melaksanakan ibadah haji yang akan diberangkatkan ke…

9 hours ago

Dua Kali Gagal Curi Beat, Pelaku Curanmor Berpeci Gondol Vega di Masjid Simokerto Surabaya

Curanmor kembali meresahkan warga Tambak Segaran, Simokerto, Surabaya. Lingkungan Masjid Darun Najah kembali disatroni maling.…

9 hours ago

KPAI Desak Pemerintah Sanksi Tegas Platform Digital Bandel yang Tak Patuhi PP Tunas

KPAI menuntut ketegasan penuh pemerintah dalam mengimplementasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang…

10 hours ago

PSSI Umumkan Susunan Tim Pelatih Timnas Indonesia, Herdman Didampingi 10 Asisten Khusus

PSSI) mengumumkan susunan tim kepelatihan Timnas senior Indonesia di bawah komando pelatih kepala, John Herdman.…

10 hours ago

This website uses cookies.