Categories: Surabaya

2.399 Jemaah Haji Kota Surabaya Telah Lunasi Bipih, 643 Tunda Berangkat

METROTODAY, SURABAYA – Hingga akhir pelunasan tahap satu dan kedua Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026, sebanyak 2.399 jemaah haji Kota Surabaya telah menyelesaikan pembayaran.

Dengan kuota haji Surabaya tahun ini sebanyak 3.042 orang, artinya terdapat 643 jemaah yang belum melunasi.

Kabag Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Surabaya, Edi Susilo, menjelaskan bahwa sebagian besar jemaah yang tidak melunasi dikarenakan kendala finansial dan faktor kesehatan.

“Yang tidak melunasi karena masalah finansial, menunggu penggabungan porsi hingga faktor kesehatan yang tidak memenuhi syarat (istitaah) untuk berangkat haji,” tutur Edi, Rabu (14/1).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa jemaah yang tidak istitaah paling banyak ditemukan pada mereka yang memiliki riwayat sakit jantung, stroke, atau baru saja menjalani operasi, hingga masalah finansial sehingga peluang untuk berangkat tahun ini menjadi kecil.

Sedangkan untuk cadangan jemaah haji Surabaya yang berjumlah 800 orang, saat ini telah membayar pelunasan Bipih sebesar Rp35,6 juta.

Sementara itu, Edi juga menyebutkan bahwa pelunasan Bipih tahap satu dan dua se-Jawa Timur (Jatim) telah tercukupi sebanyak 103 persen dari kuota.

Dari total 42.053 jemaah yang berhak lunas di Jatim, sebanyak 43.635 orang telah melunasi, sehingga cadangan yang sudah melunasi mencapai lebih dari 1.582 orang.

Nantinya, cadangan ini akan mengisi kekosongan yang terjadi akibat jemaah yang sudah melunasi namun tidak dapat berangkat hingga tahap operasional haji.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Surabaya, Sururil Faizin, menambahkan bahwa saat ini masih terdapat jemaah yang dalam proses pengumpulan paspor dan memastikan bahwa proses tersebut akan selesai dalam minggu ini.

Selain itu, pihaknya juga akan memberikan bimbingan manasik haji yang dilaksanakan pada bulan Januari ini.

“Kami juga meminta jemaah haji yang akan berangkat haji untuk menjaga kesehatan jangan sampai dikembalikan ke daerah karena di Embarkasi ada Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) yang akan mengecek kembali kesehatan,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

12 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

23 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

23 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

23 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

1 day ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

1 day ago

This website uses cookies.