Jemaah haji saat di asrama haji Embarkasi Surabaya hendak berangkat ke Juanda sebelum diterbangkan ke tanah suci pada operasional haji 2025. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Hingga akhir pelunasan tahap satu dan kedua Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026, sebanyak 2.399 jemaah haji Kota Surabaya telah menyelesaikan pembayaran.
Dengan kuota haji Surabaya tahun ini sebanyak 3.042 orang, artinya terdapat 643 jemaah yang belum melunasi.
Kabag Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Surabaya, Edi Susilo, menjelaskan bahwa sebagian besar jemaah yang tidak melunasi dikarenakan kendala finansial dan faktor kesehatan.
“Yang tidak melunasi karena masalah finansial, menunggu penggabungan porsi hingga faktor kesehatan yang tidak memenuhi syarat (istitaah) untuk berangkat haji,” tutur Edi, Rabu (14/1).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa jemaah yang tidak istitaah paling banyak ditemukan pada mereka yang memiliki riwayat sakit jantung, stroke, atau baru saja menjalani operasi, hingga masalah finansial sehingga peluang untuk berangkat tahun ini menjadi kecil.
Sedangkan untuk cadangan jemaah haji Surabaya yang berjumlah 800 orang, saat ini telah membayar pelunasan Bipih sebesar Rp35,6 juta.
Sementara itu, Edi juga menyebutkan bahwa pelunasan Bipih tahap satu dan dua se-Jawa Timur (Jatim) telah tercukupi sebanyak 103 persen dari kuota.
Dari total 42.053 jemaah yang berhak lunas di Jatim, sebanyak 43.635 orang telah melunasi, sehingga cadangan yang sudah melunasi mencapai lebih dari 1.582 orang.
Nantinya, cadangan ini akan mengisi kekosongan yang terjadi akibat jemaah yang sudah melunasi namun tidak dapat berangkat hingga tahap operasional haji.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Surabaya, Sururil Faizin, menambahkan bahwa saat ini masih terdapat jemaah yang dalam proses pengumpulan paspor dan memastikan bahwa proses tersebut akan selesai dalam minggu ini.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan bimbingan manasik haji yang dilaksanakan pada bulan Januari ini.
“Kami juga meminta jemaah haji yang akan berangkat haji untuk menjaga kesehatan jangan sampai dikembalikan ke daerah karena di Embarkasi ada Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) yang akan mengecek kembali kesehatan,” pungkasnya. (ahm)
Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…
Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…
Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…
Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…
PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…
This website uses cookies.