Categories: Surabaya

Belum Ditemukan Kasus Superflu di Surabaya, Wali Kota Eri Minta Masyarakat Tetap Waspada

METROTODAY, SURABAYA – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kesehatan seiring dengan meningkatnya mobilitas warga dan potensi penyebaran virus yang disebut super flu.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan hingga saat ini belum ada laporan kasus di Kota Pahlawan, meskipun langkah pencegahan tetap dilakukan khususnya bagi masyarakat yang melakukan aktivitas liburan.

“Hingga saat ini belum ada laporan resmi. Namun kami tetap memberikan imbauan kepada warga yang merayakan libur Nataru, baik di tempat hiburan lokal maupun yang baru kembali dari luar negeri,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (8/1).

Ia menjelaskan, bagi pelaku perjalanan dari luar negeri, prosedur skrining telah diterapkan secara ketat dengan pemeriksaan kesehatan termasuk pengecekan suhu tubuh sebagai langkah deteksi dini.

Sementara untuk mobilitas dalam negeri, kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan menjadi hal penting.

“Kami berharap masyarakat memiliki kesadaran sendiri. Jika merasa kondisi tubuh kurang sehat, seperti demam, batuk, atau gejala flu lainnya, segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat,” tegasnya.

Sebagai antisipasi, Pemkot Surabaya telah menyiagakan seluruh puskesmas dan memperkuat koordinasi dengan rumah sakit.

Seluruh fasilitas kesehatan diminta segera melaporkan apabila menemukan pasien dengan gejala mengarah pada penyakit menular termasuk yang disebut super flu.

“Jika dalam pemeriksaan ditemukan indikasi tertentu, harus segera dilaporkan agar bisa ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan,” kata dia.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina memastikan belum ditemukan pasien yang terpapar virus yang disebut super flu di Surabaya. Meski demikian, Dinkes terus melakukan langkah antisipatif secara aktif.

“Langkah tersebut meliputi penguatan surveilans kesehatan dan pemantauan kasus ISPA dan influenza di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), peningkatan kesiapsiagaan puskesmas dan rumah sakit dalam pelayanan kasus penyakit pernapasan, serta penerapan standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI),” ujar Nanik.

Selain itu, Dinkes juga memperkuat edukasi kepada masyarakat khususnya kelompok rentan dan melakukan koordinasi lintas sektor.

Sistem deteksi dini dan pelaporan cepat juga telah berjalan dengan setiap kasus penyakit pernapasan dicatat dan dianalisis secara harian.

“Jika ditemukan pasien dengan gejala flu berat atau tidak biasa, fasilitas kesehatan wajib melakukan skrining lanjutan dan melaporkannya melalui sistem pelaporan resmi dalam waktu kurang dari 24 jam,” terangnya.

Dinkes Surabaya menegaskan bahwa istilah superflu bukan istilah medis resmi, umumnya digunakan untuk menggambarkan influenza atau ISPA dengan gejala lebih berat atau penyebaran cepat. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam mendadak, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan tubuh.

“Jika mengalami gejala flu yang berat atau tidak membaik, segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, etika batuk dan bersin, serta jaga daya tahan tubuh,” imbaunya.

Dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan hingga akhir Desember 2025 terdapat 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi di Indonesia, dengan kondisi yang masih terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan clade maupun subclade influenza lainnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

7 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

7 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

7 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

9 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.