Categories: Surabaya

Kembang Api dan Terompet Warnai Malam Tahun Baru di Surabaya, Warga Sampaikan Harapan untuk Pemerintah Kota

METROTODAY, SURABAYA – Malam pergantian tahun di Surabaya dengan keramaian warga yang memadati area jalan protokol, salah satunya Jalan Gubernur Suryo. Mereka sudah memenuhi jalanan sejak beberapa jam jelang tahun 2026, menunggu detik-detik pergantian tahun.

Tepat pada pukul 24.00, suara terompet yang ditiup hampir setiap orang terdengar nyaring menyambut tahun baru. Tak hanya itu, kembang api dari berbagai penjuru mulai dari gedung bertingkat di sekitar Jalan Basuki Rahmat hingga yang dibawa langsung oleh warga saling bersautan dan mewarnai langit kota Surabaya yang tengah bersinar.

Perayaan tahun baru di pusat kota tidak memiliki acara khusus, namun masyarakat cukup puas hanya dengan berkumpul bersama, meniup terompet, dan menyalakan kembang api serta flare untuk merayakan momen spesial tersebut. Setelah pukul 24.00 lewat, jalanan yang tadinya penuh sesak perlahan mulai membubarkan diri.

Di tengah kegembiraan perayaan, terdapat harapan mendalam dari warga Surabaya terhadap kota mereka di tahun 2026. Harapan tersebut beragam, mulai dari pembangunan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan hijau.

“Semoga Surabaya semakin maju dan berkembang, menjadi kota yang nyaman dan layak huni bagi seluruh warganya,” harap Andre, salah satu warga yang meramaikan perayaan di Jalan Gubernur Suryo, Kamis (1/1).

Tak hanya itu, Andre juga mengungkapkan harapannya agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya lebih peduli terhadap keluhan warga. Ia menyebutkan masalah banjir yang selalu muncul setiap musim hujan sebagai contoh.

“Keluhan warga seperti banjir yang sering terjadi mungkin segera ditindaklanjuti. Pembangunan gorong-gorong selalu dikerjakan mendekati musim hujan. Padahal awal tahun kan sudah bisa dikerjakan sehingga ketika ada masalah langsung gerak cepat. Tidak seperti sekarang sudah dipasang box culvert masih saja banjir,” ungkapnya.

Selain masalah banjir, masyarakat juga berharap adanya penanganan terhadap premanisme dan organisasi masyarakat yang meresahkan, terutama di area parkir. Dini, salah satu warga lainnya, mengungkapkan kekhawatirannya terkait jukir liar dan tindakan yang tidak sesuai aturan.

“Ya tolong lah jukir liar kayak di pinggir jalan itu meresahkan. Nyatanya dipinggiran masih banyak yang minta uang parkir. Belum lagi premanisme dan gangster yang sering tawuran membuat gak nyaman dan takut kalau kita sedang di jalan. Segera pak wali kota lebih gerak cepat, bapak kan minta dipilih untuk jadi pemimpin Surabaya jadi keluhan warga ini direspon. Sering turun, pemimpin itu harus berani membela warganya,” tegasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Layanan Gratis Alaya Psikologi Center Mendapatkan Respons Positif Masyarakat

Masyarakat Sidoarjo membutuhkan layanan psikologi dan konseling terpadu agar mampu mewujudkan keluarga sejahtera mental.

4 hours ago

Ramah Lingkungan, 4 Mobil Listrik Perpustakaan Keliling Layani Sekolah, Komunitas, hingga Warga Surabaya

Dalam upaya memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat, Pemerintah Kota Surabaya resmi menambah armada layanan…

14 hours ago

PPIH Embarkasi Surabaya Amankan 18 Jemaah Non-Prosedural di Bandara Juanda, Modus Pekerja Migran

Sebanyak 18 calon jemaah haji non-prosedural berhasil diamankan pihak Imigrasi Bandara Juanda, Surabaya. Pengungkapan ini…

14 hours ago

Wali Kota Pastikan Ruang Publik Surabaya Bebas Dimanfaatkan Seniman

Pemkot Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong perkembangan seni dan kebudayaan melalui kebijakan pengelolaan ruang…

1 day ago

Kurang 4 Hari, 38.286 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Diberangkatkan ke Tanah Suci

Hingga memasuki hari ke-27 pelaksanaan operasional, proses pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Surabaya terus berjalan…

1 day ago

Kemenhaj Tegaskan Aturan tentang Dam Haji, Fasilitasi Perbedaan Fikih Jemaah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan tidak akan mencabut surat edaran dam (denda)…

1 day ago

This website uses cookies.