Categories: Surabaya

Oknum Wira Wiri Diskorsing Usai Janjikan Pekerjaan dengan Bayar Rp 8 Juta, Korban Langsung Dipekerjakan Wali Kota Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas terkait praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum petugas transportasi Wira Wiri. Langkah ini diambil setelah video pengakuan dari warga bernama Bagas Fradana, 26, viral di media sosial.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi langsung merespons cepat dengan memanggil oknum tersebut dan korban ke Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya.

Dalam pertemuan itu terungkap, Bagas warga Tambak Asri yang bekerja sebagai pedagang pasar dan driver ojek online menjadi korban penipuan dengan modus uang pengganti trayek saat ingin bergabung sebagai kru Wira Wiri.

“Saya tegaskan, tidak ada uang satu sen pun untuk daftar Wira Wiri atau Suroboyo Bus. Tidak ada istilah ganti trayek. Kendaraan ini diperuntukkan bagi sopir angkot (Lyn) yang trayek dan KIR-nya sudah mati untuk diberdayakan, bukan untuk diperjualbelikan jalurnya,” tegas Cak Eri.

Salah satu video yang tersebar di akun IG memperlihatkan oknum Wira Wiri Surabaya saat bertemu dengan korban di sebuah warung dengan menjanjikan pekerja. (Foto: istimewa/screenshot IG)

Ia menjelaskan bahwa trayek angkutan dengan izin sudah mati secara otomatis tidak berlaku lagi, sehingga tidak masuk akal jika ada yang meminta uang pengganti.

Terhadap oknum Yasikin, Cak Eri menjatuhkan sanksi skorsing selama 3 bulan dan perintah pengembalian uang korban sebesar Rp 4 juta secara utuh.

“Kami melakukan skorsing dan evaluasi saudara Yasikin selama 3 bulan ke depan, karena saudara Bagas sudah memaafkan dan pertimbangan bahwa yang bersangkutan adalah kepala keluarga. Bagas punya hati besar dan memaafkan, maka proses hukum tidak berlanjut, tapi sanksi administratif tetap berjalan,” tambahnya.

Sebagai apresiasi atas keberanian melaporkan, Cak Eri menjadikan Bagas sebagai helper (pembantu operasional) Wira Wiri dengan status pekerja kontrak.

“Karena Mas Bagas berani melapor dan jujur, saya jadikan dia helper Wira Wiri. Saya minta dia amanah menjaga warga Surabaya di dalam transportasi umum nanti,” katanya.

Sebagai antisipasi, Pemkot akan melakukan pembenahan total sistem transportasi Surabaya. Sebanyak 900 sopir dan helper akan dikumpulkan di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) pada Selasa dan Rabu mendatang untuk diberikan pengarahan.

“Surabaya tidak boleh ada kekuatan preman atau pungli. Masuk Pemkot harus lewat jalur resmi, ada tes kesehatan, tes narkoba, dan seleksi ketat. Kalau ada oknum yang minta uang, segera laporkan langsung kepada saya,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan warga agar jangan mudah tergoda dengan tawaran pekerjaan yang harus membayar uang lebih dahulu.

“Ini harus diberantas, karena meresahkan bagi warga. Ayo warga Surabaya jangan mudah percaya terhadap oknum-oknum yang mengatasnamakan Pemkot Surabaya,” tegasnya.

Sementara itu, Bagas menjelaskan bahwa kejadian bermula pada Agustus 2025, saat ia mengantarkan penumpang yang menawarkan lowongan Wira Wiri dan mengenalkannya ke Yasikin.

“Saya diminta membayar Rp 8 juta untuk ganti trayek. Karena tidak punya uang segitu, saya bayar bertahap. Awalnya Rp 3 juta, lalu diminta lagi Rp 1 juta, jadi total 4 juta yang saya transfer,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Yasikin menjanjikan dirinya mulai bekerja pada Oktober, namun terus diundur hingga Desember 2025 tanpa kepastian.

Merasa tertipu, ia yang menyimpan bukti transaksi akhirnya mengunggah videonya ke media sosial hingga viral.

“Saya berterima kasih atas respon cepat Pemkot Surabaya terhadap masalah ini. Dengan pekerjaan yang saya terima dari Bapak Wali Kota, ke depannya saya akan amanah dan giat bekerja,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

1 hour ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

2 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

2 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

3 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

11 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

14 hours ago

This website uses cookies.