Categories: Surabaya

Duda Anak Satu Asal Sidoarjo Ditangkap Polsek Tenggilis Surabaya karena Tipu Teman Kencan di Telegram

METROTODAY, SURABAYA – Seorang duda anak satu asal Sedati, Sidoarjo, Otniel Frans, 30, harus berurusan dengan hukum setelah ditangkap oleh Polsek Tenggilis Mejoyo atas kasus pencurian, penipuan, dan penggelapan dengan modus kencan melalui aplikasi Telegram.

Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari dua korban, yaitu AN, 21, asal Mojokerto, dan CLS, 21, warga Jalan Kembang Kuning, Surabaya.

Menurut Kapolsek Tenggilis Mejoyo, AKP Prastya Yana Wisesa, kejadian pertama terjadi di sebuah hotel di Jalan Jemursari pada Selasa, 25 Agustus 2025. Tersangka melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus mengajak korban berkencan.

“Modus operandi tersangka adalah mencari atau berkenalan dengan korban melalui media sosial Telegram. Setelah itu, diajak bertemu untuk berkencan, dan motor korban dibawa kabur,” ujar AKP Prastya Yana Wisesa.

Kejadian bermula saat Otniel mengajak korban CLS untuk berkencan di hotel tersebut. Korban dan tersangka tiba di lokasi dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat milik korban.

Sesampainya di hotel, korban diturunkan di lobi, sementara tersangka beralasan hendak memarkir kendaraan dan membawa STNK. Namun, itu hanyalah akal-akalan tersangka untuk melarikan diri membawa motor korban.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Tenggilis Mejoyo. Setelah dilakukan penyelidikan dan dipancing, Otniel akhirnya ditangkap polisi di sebuah apartemen di Jalan Rungkut Industri.

Selain di hotel Jemursari, tersangka juga melakukan aksi serupa di sebuah hotel di Jalan Walikota Mustajab pada Senin, 8 Oktober 2025. Korbannya adalah AN, perempuan asal Mojokerto.

Tersangka berkenalan dengan korban melalui Telegram. Setelah menjalin komunikasi intensif layaknya orang berpacaran, tersangka mengajak korban untuk berkencan di hotel.

“Saat korban sedang mandi, tersangka membawa kabur HP merek Samsung A23 milik korban yang ditaruh di kasur,” jelas AKP Prastya.

Sementara itu, Otniel mengaku bahwa ia mencari korban melalui salah satu channel Telegram untuk mencari pasangan.

Setelah mendapatkan target, tersangka melancarkan aksinya dengan berkomunikasi intensif di Telegram.

Setelah dua minggu berkenalan, tersangka mengajak korban untuk bertemu dan berkencan.

“Biasanya kalau ada uang, saya transfer ke korban sekitar Rp 200 ribu atau Rp 300 ribu. Saya ajak ke hotel untuk short time, kalau sampai menginap belum pernah,” ujar Otniel.

Otniel mengaku, saat korban lengah, ia mulai mengambil HP dan motor korban. Tersangka kemudian kabur meninggalkan korban sendirian. Barang-barang berharga korban dijual dan hasilnya digunakan untuk keperluan pribadi.

“Saya kerja sebagai marketing sales garmen. Saya mencari korban cewek di channel Telegram sesuai dengan tipe saya,” tuturnya.

Kini pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

5 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

16 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

16 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

16 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

17 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

18 hours ago

This website uses cookies.