Categories: Surabaya

Temukan Jukir Liar Bukan Warga Surabaya Cak Eri Ungkap Bisa Merusak Wajah Kota

METROTODAY, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung memimpin operasi penertiban juru parkir (jukir) liar di toko modern kawasan Jalan Dr. Ir. H. Soekarno (MERR), Selasa (3/6).

Dari hasil inspeksi mendadak (sidak), Wali Kota Eri Cahyadi menemukan adanya praktik jukir liar di area parkir toko modern yang seharusnya tidak dipungut biaya.

“Jadi, dari pantauan ini, ada beberapa toko modern atau ruko yang masih ada Jukirnya meskipun dia sudah menuliskan bebas parkir,” kata Cak Eri sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan bahwa ketika toko modern menyediakan lahan atau tempat parkir, maka tempat usaha tersebut harus membayar pajak parkir. Pengusaha pun dapat memilih dua skema pembayaran pajak parkir tersebut.

“Jadi, ketika tempat usaha itu menyediakan tempat parkir, maka tempat usaha itu harus membayar pajak parkir,” tegasnya.

Ia menegaskan, bahwa pemilik usaha membayar pajak di awal berdasarkan estimasi jumlah kendaraan. Misalnya, jika diperkirakan ada 10 mobil per hari, maka pajak dihitung dari jumlah tersebut untuk sebulan penuh.

Jika skema ini digunakan, maka toko wajib mencantumkan tulisan “bebas parkir” di area usahanya. “Kalau sudah ada yang bayar di depan dengan estimasi, maka harus ada tulisannya bebas parkir. Kalau sudah bebas parkir, maka tidak ada Jukir di situ,” tegasnya.

Namun, apabila realisasi jumlah parkir kendaraan melebihi estimasi awal, maka pemilik usaha wajib melakukan pembayaran tambahan sebesar 10 persen dari kelebihan tersebut.

Sementara skema kedua adalah berdasarkan penghitungan aktual jumlah kendaraan parkir tiap bulan. Wali Kota Eri pun menilai bahwa sistem ini lebih jujur dan transparan.

“Yang kedua ini yang lebih jujur. Mereka (pemilik usaha kerjasama) dengan pengelola (parkir). Sehingga dari jumlah parkir tiap bulan, oh ternyata mobilnya itu cuman 5 ya, dia membayarnya 10 persen dari jumlah 5 mobil tadi,” ungkapnya.

Dengan sistem ini, Cak Eri menyatakan bahwa toko modern atau tempat usaha tidak diperlukan tulisan “bebas parkir”. Sebab, pembayaran dilakukan secara aktual dan dikelola oleh operator parkir resmi.

“Jadi kalau dia (pemilik usaha) (kerjasama dengan) pengelola, maka di sini harus ada jumlahnya. Jumlah berapa dibayarkan, tapi tidak ada tulisan bebas parkir,” tutur Cak Eri.

Saat sidak berlangsung, Cak Eri bahkan menemukan jukir liar yang bukan warga Surabaya. Ia menyesalkan tindakan tersebut dan menganggap keberadaan jukir liar dari luar daerah merusak wajah kota.

“Ada Jukir bukan KTP Surabaya, kan ngerusak Surabaya ini. Kita menata Surabaya, orang Surabaya membangun Surabaya, yang seperti ini (jukir liar) bukan warga Surabaya. Wah, susah ini,” katanya.

Karena itu, Cak Eri mengajak seluruh warga Kota Surabaya untuk tidak tinggal diam jika melihat praktik semacam ini. Ia pun meminta masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan keberadaan praktik jukir liar.

“Makanya saya minta orang Surabaya, kalau ada kejadian yang kayak gini, ayo dilawan. Anda (warga Surabaya) ini adalah Pahlawane Surabaya, yang jaga Surabaya. Ayo dilawan, kalau tidak berani melawan, langsung telepon CC 112. Kami datangi bareng-bareng,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Jalan di Tenggilis Mejoyo hingga Perak akan Ditinggikan, Pemkot Surabaya Target Kurangi Genangan

Pemkot Surabaya berencana melanjutkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami genangan saat…

1 hour ago

Modus Jual Sembako Murah, Puluhan Ibu Rumah Tangga di Surabaya Tertipu Hingga Setengah Miliar Rupiah

Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…

2 hours ago

Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Bareng iSTTS

Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…

3 hours ago

Doa Bersama 1.000 Anak Yatim untuk Sidoarjo yang Lebih Baik di Hari Jadi Ke-167

Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…

3 hours ago

Persiapan Asrama Haji Surabaya Capai 89 Persen Sambut Jemaah Haji, Fokus Perbaiki Ratusan Kamar yang Rusak

Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…

4 hours ago

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Surabaya, Pohon dan Reklame Tumbang

Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…

5 hours ago

This website uses cookies.