Categories: Surabaya

3.000 Botol Air Zamzam Tiba di Surabaya, Siap Dibagikan ke Jemaah Haji: Tak Ada Jatah Bagi yang Batal Berangkat

METROTODAY, SURABAYA – Kabar gembira bagi para calon jemaah haji Embarkasi Surabaya. Sebanyak 3.000 botol air zamzam telah tiba di Asrama Haji Surabaya pada Senin (19/5) sore.

Kiriman dari Jeddah ini menjadi awal distribusi bertahap yang akan menjangkau puluhan ribu jemaah selama beberapa hari ke depan.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Sugiyo, mengungkapkan bahwa pengiriman dilakukan melalui penerbangan Saudi Arabia Airlines langsung dari Jeddah.

“Alhamdulillah, 3.000 botol air zamzam sudah tiba. Ini pengiriman tahap awal, sesuai jumlah jemaah yang akan diberangkatkan,” ujarnya.

Secara total, Embarkasi Surabaya telah menyiapkan sebanyak 36.845 botol air zamzam. Setiap jemaah akan mendapatkan satu kardus berisi satu botol berukuran 5 liter.

Air zamzam tersebut telah dikemas rapi dan siap dibagikan setelah jemaah kembali dari Tanah Suci.

Sugiyo juga mengingatkan agar jemaah tidak membawa sendiri air zamzam dari Mekkah karena hal tersebut melanggar aturan bandara Arab Saudi.

“Jika air zamzam dimasukkan ke dalam koper, akan disita di bandara. Jadi cukup ambil jatah resmi yang kami sediakan di asrama haji,” tegasnya.

Distribusi akan berlangsung hingga 26 Mei 2025 dan akan dibagikan kepada seluruh jemaah yang berangkat secara resmi. Namun, ada pengecualian penting: jemaah yang batal berangkat—baik karena sakit maupun alasan lainnya—tidak akan mendapatkan jatah air zamzam.

“Yang batal berangkat, termasuk yang wafat di Embarkasi Surabaya, tidak memperoleh air zamzam. Kecuali bagi jemaah yang meninggal dunia di Tanah Suci, mereka tetap mendapat jatah sebagai bentuk penghormatan,” jelas Sugiyo.

Dengan kedatangan air zamzam ini, para jemaah diimbau untuk tetap mematuhi ketentuan dan fokus pada pelaksanaan ibadah. Proses distribusi akan dilakukan secara tertib demi kenyamanan bersama. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

4 minutes ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

33 minutes ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

1 hour ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

2 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

10 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

13 hours ago

This website uses cookies.