Saat mengecek masuk ke ruangan, Khozīm dibuat terkejut karena melihat Kades Mujiono dalam posisi duduk di kursi dengan mengenakan kaos warna kuning dan celana jins biru.
Awalnya, ia mengira Mujiono hanya sedang beristirahat. Namun setelah dipanggil beberapa kali tanpa respons, ia mulai merasa ada yang tidak beres.
“Saya panggil tidak ada jawaban. Setelah lampu saya nyalakan, baru kelihatan kondisinya sudah tidak bergerak dengan leher terlilit selang,” ujarnya.
Dari situ, Khozīm langsung keluar untuk meminta bantuan Ketua RW setempat, Purwanto (49). Keduanya kemudian kembali ke lokasi guna memastikan kondisi korban.
“Saya langsung diajak ke dalam. Setelah dicek bersama, memang benar beliau sudah meninggal dunia,” ungkap Purwanto.
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menerapkan skema baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun…
Insiden kecelakaan yang menimpa jemaah haji kloter 2 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo saat mengikuti…
Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menangkap pelaku pembunuhan berinisial Hk, 44 di Jalan Kalimas,…
Suasana duka menyelimuti Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (3/4/2026). Kepala Desa setempat, Mujiono,…
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa…
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Taman…
This website uses cookies.